facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Bupati Bogor Sebut Penyebab Banjir Bandang di Cigudeg Akibat Tambang Liar

Andi Ahmad S Rabu, 19 Mei 2021 | 15:01 WIB

Bupati Bogor Sebut Penyebab Banjir Bandang di Cigudeg Akibat Tambang Liar
Bupati Bogor Ade Yasin di Sentul Bogor, Jawa Barat, Rabu (14/10/2020). [Suara.com/Andi Ahmad Sulaendi]

Setidaknya ada ratusan keluarga terkena dampak banjir bandang Bogor lintasan tersebut.

SuaraBogor.id - Bupati Bogor Ade Yasin menuduh, penyebab banjir bandang Bogor akibat aktivitas tambang liar di wilayah pemukiman warga. Hal itu menyebabkan terjadinya banjir lintasan pada Senin (17/5/2021) kemarin.

Setidaknya ada ratusan keluarga terkena dampak banjir bandang Bogor lintasan tersebut.

Menurutnya, aktivitas tambang pasir dan batu atau galian C, menyebabkan pendangkalan di Sungai Cidangder, sehingga tidak mampu menampung debit air saat terjadi hujan lebat di kawasan yang terdiri dari gunung dan bukit tersebut.

"Saya minta kepala desa, kapolsek dan danramil melaporkan soal aktivitas tambang liar yang menyebabkan pendangkalan sungai ini. Terlebih banjir ini ada indikasi akibat dari aktivitas tambang liar," katanya, Rabu (19/5/2021).

Baca Juga: Korban Banjir Bandang Bogor, Komariah: Habis Sholat Tiba-Tiba Air Masuk

Ditempat yang sama, Warga Kampung Kadaung, Desa Rengasjajar Mila Rahmawati mengatakan, peristiwa banjir lintasan ini merupakan kali pertama yang terjadi sejak 25 tahun terakhir.

Bahkan, bencana banjir lintasan ini tergolong yang terparah sepanjang sejarah.

"Dulu pernah banjir lintasan seperti ini 25 tahun lalu, tapi kondisi tidak separah ini. Kalau yang sekarang banjir itu se tinggi dada orang dewasa, dan ini merupakan bencana terparah selama ini," ujarnya saat ditemui wartawan di lokasi bencana.

Dirinya berharap pemerintah bisa hadir di tengah masyarakat. Ia juga meminta agar pemerintah bisa melakukan normalisasi sungai, agar kedepan kejadian serupa tak terulang kembali.

"Ini kan salah satu penyebabnya pendangkalan sungai, saya harap kedepan minimal sungai ini dinormalisasi kembali. Minimal dikeruk lagi agar daya tampung sungai kembali normal," tutupnya.

Baca Juga: PNS Bogor Bolos di Hari Pertama Masuk Usai Libur Idul Fitri Dikena Sanksi

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait