Kolagen memiliki profil asam amino yang tidak biasa untuk membantu menekan nafsu makan. Hal ini berakibat pada penurunan asupan energi, yang berdampak pada penurunan berat badan.
Makan ceker ayam bisa memberikan rasa kenyang yang lebih besar dibandingkan jenis protein lain dalam jumlah yang sama. Satu uji klinis menemukan bahwa kolagen mengisi 40 persen lebih banyak daripada jumlah kasein dan kedelai.
2. Mengurangi peradangan
Kolagen tidak hanya penting untuk peradangan lokal, tetapi juga dapat meminimalkan tingkat peradangan sistem. Kondisi itu bisa mengakibatkan kerusakan jaringan di seluruh tubuh dan berkontribusi pada banyak masalah kesehatan.
Baca Juga:33 Nakes Positif Covid-19, Dinkes Ciamis Ngaku Kecolongan
Disfungsi tiroid hanyalah salah satu masalah yang menyebabkan masalah lain, seperti kelelahan dan penambahan berat badan.
Kondisi peradangan kulit seperti jerawat, psoriasis atau eksim akan mendapat manfaat lebih dari banyak kolagen dalam ceker ayam. Karena, asam amino antiinflamasinya dapat membantu mengurangi keparahan, frekuensi, dan nyeri kambuh.
3. Meningkatkan sirkulasi darah
Sirkulasi darah merupakan fungsi esensial dalam tubuh untuk mensuplai seluruh bagian tubuh dengan oksigen dan nutrisi. Sirkulasi darah yang buruk bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kurang olahraga, terlalu lama duduk di satu tempat, merokok dan pembekuan darah.
Arginin dalam kolagen membantu memproduksi oksida nitrat dalam tubuh untuk membuat sel otot polos menjadi rileks. Saat pembuluh darah rileks, ekanan darah turun dan sirkulasi yang lebih baik dapat terjadi.
Baca Juga:Sebut-sebut Nama Atta Halilintar, Menkes Budi Minta Anak Muda Berhenti Merokok
Kolagen yang ditemukan di ceker ayam juga membantu memperkuat pembuluh darah. Karena, prolin dalam kolagen membantu tubuh memecah protein yang dibutuhkan untuk membangun sel yang sehat.