alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kasus Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak, Polisi: Beberapa Orang Sudah Kita Curigai

Andi Ahmad S Kamis, 09 September 2021 | 10:57 WIB

Kasus Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak, Polisi: Beberapa Orang Sudah Kita Curigai
Kapolres Subang AKBP Sumarni cecar Yosef. [Hops.id]

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Erdi A Chaniago mengatakan, pihaknya telah mengetahui beberapa orang yang tengah dicurigai menjadi pelaku pembunuhan sadis ibu dan anak

SuaraBogor.id - Kasus pembunuhan sadis ibu dan anak di Subang hingga kini masih belum terungkap. Namun, polisi diketahui telah mencurigai beberapa orang terkait pembunuhan ibu dan anak tersebut.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Erdi A Chaniago mengatakan, pihaknya telah mengetahui beberapa orang yang tengah dicurigai menjadi pelaku pembunuhan sadis ibu dan anak di Subang.

Hingga kini aparat memang masih terus melakukan penyelidikan mendalam terkait kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang.

Dalam penyelidikannya itu, polisi telah berulang kali melakukan olah TKP alias Tempat Kejadian Perkara untuk menemukan bukti-bukti baru.

Baca Juga: Sindir Janji Jokowi Usut Kasus Munir, Rocky Gerung: Sibuk Pikirkan Kekuasaannya Bertahan

Terbaru ini, kecurigaan terhadap pelaku pembunuhan sadis di Subang kini telah mengerucut ke saksi tertentu.

Itu artinya, pihak kepolisian sebentar lagi akan mengungkap tersangka sebenarnya ke muka publik.

“Memang kita sekarang sudah mengerucut terhadap beberapa orang yang sudah kita curigai,” tegas Erdi mengutip dari Terkini.id -jaringan Suara.com, Kamis (9/9/2021).

“Namun, kembali lagi bahwa kita tidak mengejar pengakuan.”

Kecurigaan tersebut salah satunya diperoleh saat pihak aparat tengah melakukan pengumpulan bukti dari proses pemeriksaan terhadap saksi.

Baca Juga: Punya Gangguan Mental, Kasus Pembunuhan Ibu Penjual Bubur di Cilacap Masih Didalami Polisi

Menurutnya, ada saksi yang memberikan keterangan yang berbelit-belit dan tidak sinkron, meskipun belum ingin menyebut nama secara spesifik.

“Memang ada juga keterangan-keterangan yang berbelit-belit, yang tidak singkron, sehingga terus kita gali lagi,” papar Erdi.

“Memang wajar ketika kita dipanggil polisi walaupun hanya diminta keterangan ketakutan ada,” lanjutnya lagi.

“Mungkin pada saat itu ada yang menyampaikan secara murni atau mengada-ngada. Nah, itu pun butuh kesabaran penyidik untuk menggali,” tandas Erdi.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait