alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Imam Budi Dorong Situ Jadi Objek Wisata di Depok

Andi Ahmad S Sabtu, 25 September 2021 | 12:54 WIB

Imam Budi Dorong Situ Jadi Objek Wisata di Depok
Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono (keempat kiri) didampingi Presiden Partai Keadilan Sejahtera (ketiga kanan) berjalan menuju TPS 47 di Kompleks Acacia, Grand Depok City, Depok, Jawa Barat, Rabu (9/12/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono mengatakan, tujuan situ di Depok jadi objek wisata ini bertujuan untuk menggerakkan ekonomi daerah sekitar.

SuaraBogor.id - Pemerintah Kota Depok berencana akan mendorong situ yang ada di Depok bisa dijadikan objek wisata kedepannya.

Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono mengatakan, tujuan situ di Depok jadi objek wisata ini bertujuan untuk menggerakkan ekonomi daerah sekitar.

"Ke depan situ-situ akan dilakukan penambahan sarana dan prasarana seperti jogging track serta tempat untuk bersepeda. Hal ini guna menunjang wisata air di Situ Jatijajar," kata Imam Budi Hartono di Depok, mengutip dari Antara.

Ia mengatakan diharapkan juga ada tempat-tempat yang bisa mendukung destinasi wisata di Situ Jatijajar. Misalnya untuk temen-temen UMKM, serta panggung budaya.

Baca Juga: 7 Objek Wisata Jogja Uji Coba Dibuka Saat PPKM Level 3, Spot Lain Dilarang Curi Start

"Jadi ada kegiatan di Situ yang bisa mengakomodir berbagai pihak untuk dapat melakukan aktivitas sehingga geliat ekonomi menjadi tumbuh," katanya.

Untuk itu Imam mengajak warga untuk menjaga kelestarian Situ Jatijajar secara bersama-sama. Salah satunya dengan tidak membuang sampah sembarangan.

"Situnya Jatijajar sudah keren banget harus kita jaga, amanin, dan sayangi, supaya terpelihara dengan baik. Jangan ada yang buang sampah sembarangan," harapnya.

Ia juga mengajak warga untuk mempertahankan keberadaan 23 situ yang tersisa di Kota Depok. Sebab dari 26 situ yang ada, tiga di antaranya telah beralih fungsi menjadi perumahan.

"Ini penting sekali bagi Kota Depok yang memiliki kelebihan 23 situ. Mudah-mudahan pemerintah pusat memperhatikan agar dari sisi keamanan perluasan tidak diserobot oleh oknum-oknum tertentu," jelasnya.

Baca Juga: Mulai Hari Ini, Pengguna KRL Bogor Gunakan Jalur Layang Lantai 2 di Stasiun Manggarai

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait