alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

18 Kecamatan di Kabupaten Bogor Berpotesi Banjir, Warga Diminta Waspada

Andi Ahmad S Selasa, 28 September 2021 | 10:03 WIB

18 Kecamatan di Kabupaten Bogor Berpotesi Banjir, Warga Diminta Waspada
Suasana pascabanjir di Sungai Cidurian Desa Sukamaju, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor. [Suara.com/Rambiga]

Bupati Bogor Ade Yasin meminta kepada warga di 18 kecamatan Kabupaten Bogor agar waspada. Sebab sesuai prakiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)

SuaraBogor.id - Sebanyak 18 dari 40 kecamatan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat berpotensi banjir pada 28-29 September 2021.

Bupati Bogor Ade Yasin meminta kepada warga di 18 kecamatan Kabupaten Bogor agar waspada. Sebab sesuai prakiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) berpotensi banjir.

"Saya mengajak masyarakat Kabupaten Bogor untuk mewaspadai terjadinya bencana alam, seperti banjir, tanah longsor, hingga angin puting beliung," ujarnya di Cibinong, Bogor, mengutip dari Antara, Selasa (18/9/2021).

Menurut dia sebanyak 18 kecamatan yang berpotensi banjir ataupun banjir bandang pada dua hari tersebut yaitu Klapanunggal, Gunungputri, Cibungbulang, Cibinong, Bojonggede, Kemang, Rancabungur, Dramaga, Sukaraja, Ciampea, Ciomas, Tamansari, Babakan Madang, Ciawi, Citeureup, Cijeruk, Tenjolaya, dan Pamijahan.

Baca Juga: Hujan Disertai Petir Diperkirakan Turun di Kota Besar di Indonesia, Ini Prediksi BMKG

Ia menyebutkan bahwa berdasarkan prakiraan cuaca berbasis dampak (IBF) dari BMKG, sebanyak 18 kecamatan tersebut berstatus waspada banjir dan banjir bandang.

Ade Yasin juga mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di wilayah perbukitan dan Daerah Aliran Sungai (DAS) agar lebih hati-hati. Beberapa aliran sungai di Kabupaten Bogor seperti Cileungsi, Cikeas, Cidurian, Cibanten, Cisadane, Cibeet dan Ciliwung.

"Mohon waspada sampai masuk ke musim hujan pada Oktober 2021. Namun meski dalam kondisi waspada, masyarakat tidak perlu panik dan tetap tenang, serta tetap menjaga Protokol Kesehatan, karena masih dalam situasi pandemi COVID-19," kata Ade Yasin yang juga menjabat Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor.

Sementara, Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Citeko Bogor, Fatuhri Syabani menyebutkan bahwa potensi cuaca ekstrem dengan status waspada tersebut juga diprediksi terjadi di 17 provinsi lainnya selain Jawa Barat.

"Dari rilis BMKG hari ini wilayah Jawa Barat pada fase waspada saja bukan siaga," kata Fatuhri saat dikonfirmasi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca BMKG 28 September: Bogor-Depok Hujan

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait