SuaraBogor.id - Perkara yang melibatkan anggota Polres Lahat Sumatera Utara, Bripka IS yang diduga menghamili ( IN) istri dari Narapidana kasus narkoba terus bergulir menyita perhatian publik.
Bripka IS bahkan telah menjalani sidang disiplin yang digelar oleh Bidang Profesi dan Pengamanan ( Bid Propam) Polda Sumatera Selatan atas kasus hubungan gelapnya dengan wanita yang merupakan istri narapidana hingga hamil.
Bripka IS pun terancam dipecat dari satuan Polri akibat perselingkuhan dengan istri napi tersebut.
Kini informasi beredar, Bripka IS rupanya menjalin hubungan asmara terlarang dengan IN.
Isu mengenai paksaan yang dilakukan Bripka IS juga dibantah oleh Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Toni Harmanto beberapa waktu lalu.
Kini Kepala Bidang Hubungan Masyarakat ( Kabid Humas) Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Supriadi membeberkan sejumlah bukti yang memperkuat adanya hubungan asmara antara Bripka IS dan IN.
Hubungan keduanya terus terjalin hingga akhirnya IN dinyatakan hamil.
Kabar mengenai paksaan yang dilakukan Bripka IS yakni mengancam IN, bahwa suaminya FP ( 59) yang sedang menjalani masa tahanan di Lapas Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir akan dipindah ke Lapas Nusakambangan itu dibantah oleh Kombes Pol Supriadi.
Berikut beberapa fakta hubungan asmara Bripka IS dan IN.
1. Rekaman Video di Hotel