facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ramai Soal Tempat Jin Buang Anak, Deddy Corbuzier Ikut Buka Suara: Jangan-jangan yang Bilang Itu..

Galih Prasetyo Selasa, 25 Januari 2022 | 17:28 WIB

Ramai Soal Tempat Jin Buang Anak, Deddy Corbuzier Ikut Buka Suara: Jangan-jangan yang Bilang Itu..
Deddy Corbuzier tertawa saat mewawancarai Sri mulyani (Youtube)

Ucapan Edy Mulyadi yang menyinggung Kalimantan sebagai tempat jin buang anak membuat Deddy Corbuzier ikut buka suara.

SuaraBogor.id - Deddy Corbuzier lewat akun Tiktok miliknya @Deddy Corbuzier ikut mengomentari ucapan dari Edy Mulyadi soal Kalimantan sebagai tempat jin buang anak.

Lewat video di akun Tiktok itu, Deddy Corbuzier menceritakan soal asal usul kalimat tempat jin buang anak.

"Tempat jin buang anak. Kata-kata itu populer tahun 1980 ketika Insinyur Ciputra membangun Bintaro Jaya, yang tempatnya masih sepi banget,"kata Deddy dalam video itu.

"Bokap gue beli tanah di sana 150 meter utang ke suadara-saudaranya 10 juta harganya, tahun 1998 gue beli tanah itu ke bokap gw 100 juta, sekarang tanah yang masih punya gue itu, harganya 4 miliar," jelas Deddy.

Baca Juga: 7 Penginapan Murah di Bogor, Ada yang Berlokasi di Hutan!

Deddy lantas menyebut jika ada yang mengatakan bahwa siapa yang mau pindah ke tempat jauh dan dianggap sebagai tempat jin buang anak, ia malah menegaskan dirinya sangat mau.

"Gue mau, satu studio di sini, satu studio di sana. Justru cuma monyet yang gak mau. Atau jangan-jangan yang bilang itu supaya cuma dia yang bisa invest, jadi orang-orang gak tau kalo investasi itu harganya bisa tinggi," tutup Deddy.

Sebelumnya, Edy Mulyadi jadi sorotan publik usai pernyataannya yang dinilai menghina Kalimantan dengan menyebutkan bahwa "Kalimantan Tempat Jin Buang Anak".

Dalam videonya, Edy Mulyadi juga menyebut tidak ada orang yang mau pindah ke IKN baru di Penajam Paser Utara, kecuali monyet. Edy sendiri sempat mengucapkan permohonan maaf terkait ucapannya itu.

Meski sudah meminta maaf, tidak lantas membuat Edy Mulyadi dimaafkan oleh warga Kalimantan. Terbaru, kelompok masyarakat Dayak bahkan mengajukan permintaan pada kepolisian terkait pernyataan Edy Mulyadi yang dinilai menyakiti perasaan masyarakat Dayak dan masyarakat Kalimantan.

Baca Juga: Menohok! Wanita Asli Kalimantan Ini Semprot Edy Mulyadi: Kau Kira Anak yang Kami Lahirkan Ini Anak Monyet?

"Saya Haji Syahri Ja’ang Ketua Umum Persekutuan Dayak Kalimantan Timur yang juga selaku Ketua Dewan Pertimbangan Dayak Kalimantan timur dalam kesempatan ini menyatakan sikap atas pernyatataan Edy Mulyadi yang telah meresahkan dan menghina masyarakat Kalimantan" kata Haji Syahri Ja’ang, dikutip dari akun Twitter @tjitrosoenarjo

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait