facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Roy Suryo: Logika Waras Pemindahan IKN Baru Tak Ketemu, Apalagi Calon Kepala Otoritasnya Mantan Penista Agama

Hairul Alwan Jum'at, 28 Januari 2022 | 21:18 WIB

Roy Suryo: Logika Waras Pemindahan IKN Baru Tak Ketemu, Apalagi Calon Kepala Otoritasnya Mantan Penista Agama
Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo menemui awak media usai membuat laporan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (24/5/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

Roy Suryo menyoroti soal Ahok selaku Kepala Otoritas IKN Nusantara adalah seorang mantan Narapidana dan penista agama.

SuaraBogor.id - Roy Suryo baru-baru ini menyebut tidak ada logika waras soal pemindahan Ibu Kota Negara atau IKN Baru. Selain itu, nama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang digadang menjadi Kepala Otoritas IKN Baru juga menjadi perhatiannya.

Roy Suryo menyoroti soal Ahok selaku calon Kepala Otoritas IKN Nusantara adalah seorang mantan Narapidana dan penista agama. Hal tersebut disampaikan Roy Suryo melalui akun Twitter pribadinya @KRMTRoySuryo2, Jumat (28/1/2022).

“Sampai sekarang logika waras pindahnya IKN yang baru ini tidak ketemu, di tengah-tengah pandemi dan bahkan melanggar janji sendiri gunakan APBN,” kata Roy Suryo.

“Apalagi calon Kepala Otorita IKN mantan Napi si Penista Agama yang 100% cacat hukum. Kenapa NKRI jadi miskin figur begini? Benar-benar TERWELU. AMBYAR,” lanjutnya.

Baca Juga: Pengamat Sebut Ahok Cocok Jadi Kepala Otorita IKN Dibanding Anies Baswedan: Sosok Tangan Besi

Dalam cuitannya, Roy Suryo juga melampirkan beberapa tangkapan layar berita terkait tanggapannya mengenai Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang mengusulkan Ahok menjadi Kepala Otoritas IKN Nusantara.

Cuitan Roy Suryo. [Twitter]
Cuitan Roy Suryo. [Twitter]

Salah satu berita itu berjudul “PDIP Sodorkan Ahok Jadi Kepala IKN, Mantan Menpora: Cuma Bisa Calonin Mantan Napi?”.

Seperti diketahui, Ahok pernah dipenjara karena kasus penistaan agama beberapa tahun yang lalu. Saat ini, Mantan Gubernur DKI Jakarta itu sekarang menjabat sebagai Komisaris Utama (Komut) Pertamina.

Dalam cuitan sebelumnya, Roy Suryo menyindir soal partai terbesar yang memiliki jutaan kader, namun malah mencalonkan mantan Napi penista agama.

“TERWELU … (baca: Terlalu). Ini kata yang paling pantas diucap untuk Partai Terbesar yang memiliki jutaan kader putra terbaik potensialnya itu,” kata Roy Suryo.

Baca Juga: Pedas! Novel Bamukmin Kritik Isu Ahok Jadi Kepala IKN: Ahok Produk Gagal

“Kok ya masih saja hanya bisa mencalonkan si Mantan Napi, Penista Agama pula. Masa lagi-lagi hanya bisa nge-aHoaX di antara 274 juta Rakyat? AMBYAR,” tambahnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait