Jangan lupa juga membaca Alquran, memperbanyak sedekah, dan berbuat kebaikan.
3. Meyakini Ketetapan Allah
Sebagai umat Islam yang percaya akan ketetapan Allah, jika sesuatu terjadi di bulan Safar itu bukan karena bulan Safar adalah bulan sial melainkan ujian dari Allah. Namun, tidak ada salahnya kita berdzikir dan berdoa untuk emmintan keselamatan.
Berikut amalan yang bisa kita baca:
- Membaca Syahadat 3 kali
- Membaca istigfar 300 kali
- Membaca ayat kursi 7 kali
- Membaca al-fiil 7 kali
4. Bulan Penguji Iman
Bagi yang tinggal di lingkungan yang masih mempercayai amalan-amalan khurafat, tentunya hal tersebut akan menguji keimanan kita. Namun, sebagai umat Islam yang taat, kita tidak boleh percaya hal-hal yang tidak benar atau mitos mengenai kesialan bulan Safar.
Baca Juga:DMI: 65 Persen Umat Islam Indonesia Tidak Bisa Baca Alquran
5. Menjalankan Aktivitas Seperti Biasa
Lakukan aktivitas seperti biasa seperti bulan-bulan lain. Menjalankan aktivitas seperti biasanya sudah termasuk tidak mempercayai khurafat. Rasulullah SAW bersabda:
"Barangsiapa yang keperluannya tidak dilaksanakan disebabkan berbuat thiyarah, sungguh ia telah berbuat kesyirikan. Para sahabat bertanya, ’Bagaimanakah cara menghilangkan anggapan (thiyarah) seperti itu?’ Beliau bersabda; ’Hendaklah engkau mengucapkan (doa), Ya Allah, tidak ada kebaikan kecuali itu datang dari Engkau, tidak ada kejelekan kecuali itu adalah ketetapan dari Engkau, dan tidak ada yang berhak diibadahi dengan benar selain Engkau’." (HR. Ahmad dan Ath-Thabrani).
Itulah sejumlah keutamaan bulan Safar bagi umat Islam. Mari sama-sama ramaikan bulan Safar dengan penuh kebaikan dan amalan positif.
Kontributor : Alan Aliarcham
Baca Juga:DMI Sebut Hanya 35 Persen Umat Islam di Indonesia yang Bisa Baca Alquran, Sisanya?