Tanggapi Pernyataan Megawati Soekarnoputri Soal Minyak Goreng, Pedagang di Bogor: Omongannya Bikin Hati Sakit

Pedagang Baso Goreng (Basreng) asal Desa Rancabungur, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, mengaku keberatan dengan pernyataan Megawati tersebut.

Andi Ahmad S
Senin, 21 Maret 2022 | 18:47 WIB
Tanggapi Pernyataan Megawati Soekarnoputri Soal Minyak Goreng, Pedagang di Bogor: Omongannya Bikin Hati Sakit
Juru masak menyiapkan bahan-bahan untuk membuat nasi goreng pesanan pelanggan di salah satu gerai di kawasan Ampera, Jakarta, Senin (21/3/2022). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

SuaraBogor.id - Para pedagang di wilayah Bogor, Jawa Barat merasa sakit hati terkait pernyataan Megawati Soekarnoputri soal minyak goreng.

Untuk diketahui, sebelumnya Megawati Soekarnoputri mempertanyakan banyaknya ibu-ibu yang antre minyak goreng setiap hari hingga berebut.

“Saya tuh sampai mikir, jadi setiap hari ibu-ibu apakah hanya menggoreng sampai begitu rebutannya? Apa tidak ada cara untuk merebus lalu mengukus atau seperti rujak,” kata Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) beberapa hari lalu.

Hal itu membuat sebagian pedagang merasa sakit hati, lantaran mata pencaharian mereka yang setiap harinya mengandalkan minyak goreng saat ini kondisinya memprihatinkan, karena langka dan mahalnya minyak goreng.

Baca Juga:PDIP Optimis Menang Pemilu Berturut-turut, Hasto Kristiyanto: Menang Pemilu Tiga Kali

Seperti Fitria (28) pedagang Baso Goreng (Basreng) asal Desa Rancabungur, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, mengaku keberatan dengan pernyataan Megawati tersebut.

“Sakit juga omongannya, saya kan dagang kerjaannya jual basreng, masa basreng direbus atau dikukus. Selain berjualan saya juga ngurus rumah tangga,” ungkapnya kepada wartawan, mengutip dari Bogordaily -jaringan Suara.com, Senin (21/3/2022).

Lanjutnya ia mengatakan, seharusnya Megawati sebagai Ketua Umum Partai, bisa terjun langsung membantu permasalahan soal langka dan mahalnya minyak goreng saat ini, bukan membuat pernyataan yang membuat kontroversi.

“Bantu lah pedagang kecil kaya saya ini, cari tau kenapa penyebab langka dan mahalnya minyak goreng,” jelasnya.

Fitria juga berharap, agar Pemerintah Daerah maupun Pusat segera menyelasaikan permasalahan mahal dan langkanya minyak goreng saat ini.

Baca Juga:Bantah Anggapan Megawati Suduti Emak-Emak Antre Minyak Goreng, PDIP: You Are Wrong

“Ya, kalau dibiarkan berlarut-larut, bisa bangkrut juga usaha para pedagang kecil kaya saya ini. Mohon lah kepada pemerintah agar segera selesaikan masalah ini,” harapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak