facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Viral Warga Cianjur Luka Parah Ditandu, Berikut Ini Penjelasannya

Andi Ahmad S Jum'at, 05 Agustus 2022 | 19:39 WIB

Viral Warga Cianjur Luka Parah Ditandu, Berikut Ini Penjelasannya
Korban kecelakaan dengan kepala terluka di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat sampai harus ditandu ke rumah sakit karena ambulans tidak bisa masuk dengan alasan jalan rusak. (Instagram/@net2netnews)

Beberapa warga yang tengah menandu warga yang tengah sakit pun sempat merekamnya dengan kamera telepon genggam.

SuaraBogor.id - Sejumlah warga Kampung Halimun, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur terpaksa harus menandu seorang warga yang sakit dengan menggunakan bambu dan sarung, karena tidak dapat dilalui ambulan akibat jalan rusak.

Beberapa warga yang tengah menandu warga yang tengah sakit pun sempat merekamnya dengan kamera telepon genggam. Video tersebut pun akhrinya viral disejumlah plarfrom media sosial.

Berdasarkan rekaman video yang berdurasi sekitar 24 detik tersebut tampak beberapa orang warga memandu seorang kakek menggunakan dua sarung yang digantungkan pada sebilang batang bambu menyusuri jalan yang rusak parah.

Berdasarkan informasi yang didapat, seorang tersebut adalah Anan (65), ia sakit setelah terjatuh di rumahnya pada Rabu (31/7/2022) lalu.

Baca Juga: Viral Perempuan Tegur Pengendara Mobil yang Buang Abu Rokok di Jalan: Beli Asbak ya Pak!

Asep suparman (25), seorang warga mengatakan, pria paruh bayah tersebut sakit dan mengalami kritis setelah terjatuh dan terkena benturan dibagian kepala, sehingga membutuhkan pertolongan.

"Kondisi warga ini sudah kritis, harus sesegera mungkin dibawa ke rumah sakit. Tapi ambulan tidak bisa ke lokasi, hanya bisa sampai ujung jalan aspal. Makanya warga dan relawan inisiatif untuk tandu kakek Anan untuk sampai titik jemput ambulan," ucapnya.

Setelah hampir berjalan sejauh 2 kilometer, kata dia, seorang warga yang sakit tersebut langsung di bawa ke rumah sakit dengang menggunakan ambulan desa.

"Kini bukan yang pertama tapi sudah yang kesekian kakalinya. Kalau ada warga yang sakit dan harus di bawa ke puskesmas atau rumah sakit, pasti ditandu. Apalagi kalau sudah hujan deras, jalan yang rusak parah jadi licin," kata dia.

Disisi lain, Kepala Desa Merkarjaya, Ayub Jumyati mengatakan, pihakanya membantah dengan video viral yang menyebutkan ambulan desa tidak bisa menjemput seorang warga yang sakit karena jalan rusak.

Baca Juga: Belikan Jajan hingga Antar Anak-anak ke Sekolah, Aksi Sekelompok Brimob Ini Bikin Publik Adem

"Saat itu juga saya dihubung langsung oleh anak bapak Anan yang membutuhkan ambulan. Ketika itu juga saya langsung memerintahkan sopir ambulan untuk menjemput bapak Anan," katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait