Perayaan Imlek 2023 Momentum Untuk Merawat Sikap Toleransi

"Para pendahulu kita memberi teladan bagaimana memposisikan perbedaan ras, suku, bangsa, dan bahkan agama menjadi kekuatan," kata Rudy dalam keterangannya di Bogor

Andi Ahmad S
Senin, 23 Januari 2023 | 22:10 WIB
Perayaan Imlek 2023 Momentum Untuk Merawat Sikap Toleransi
Warga keturunun Tionghoa melakukan sembahyang malam Tahun Baru Imlek di Kelenteng Hok Ie Kiong, Slawi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Sabtu (21/1/2023). [ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah/aww]

SuaraBogor.id - Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto mengajak masyarakat Kabupaten Bogor memaknai perayaan Imlek 2023 sebagai momentum untuk merawat sikap toleransi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menurutnya, sejak Indonesia belum merdeka, etnis Tionghoa yang tinggal di bumi Nusantara, punya peran penting dan strategis dalam memperjuangkan kemerdekaan dan membangun negara ini.

"Para pendahulu kita memberi teladan bagaimana memposisikan perbedaan ras, suku, bangsa, dan bahkan agama menjadi kekuatan," kata Rudy dalam keterangannya di Bogor, Senin.

Rudy menyebutkan, tidak ada diskriminasi pribumi maupun warga pendatang, serta sikap toleran yang dibingkai semangat persatuan dan kesatuan semua elemen urun rembug untuk memperjuangkan Indonesia merdeka dan membangun di seberang jembatan emas kemerdekaan.

Baca Juga:Intip 5 Outfit Keluarga Artis saat Perayaan Imlek di Tahun Kelinci Air, Serasai Banget!

"Dalam literatur sejarah perjuangan kemerdekaan, tercatat ada empat keturunan etnis Tionghoa yang menjadi anggota Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI)," terangnya.

Keempat tokoh tersebut, kata Rudy, Liem Koen Hian, Oey Tiang Tjoei, Oei Tjong Hauw, MR Tan Eng Hoa. Rudy mengatakan, bersama para pendiri dan pejuang kemerdekaan bangsa, keempat tokoh beretnis Tionghoa tersebut ikut membidani lahirnya UUD 1945.

"Mereka sangat sungguh-sungguh ikut memperjuangkan kemerdekaan bangsa ini, dan sikap menerima perbedaan dari tokoh-tokoh kita yang berasal dari pribumi merupakan keteladanan yang sangat besar," ujarnya.

Berdasarkan catatan sejarah, saat itu, Liem Koen Hian mengusulkan warga Tionghoa otomatis menjadi warga negara Indonesia setelah merdeka, dia juga tokoh yang mengusulkan kebebasan pers.

Sementara Mr. Tan Eng Hoa, merupakan tokoh pengusul pasal mengenai kebebasan berserikat yang bisa dikatakan sebagai pondasi negara yang demokratis.

Baca Juga:Indonesia Kutuk Keras Aksi Pembakaran Al-Quran di Swedia: Melukai dan Menodai Toleransi Umat Beragama

"Tentu bukan hanya di bidang politik, mereka juga punya peranan dalam pengembangan teknologi pertanian, pengolahan hasil pangan, sampai teknologi pertambangan," kata politikus Partai Gerindra itu.

Di masa reformasi, sambung Rudy, bangsa ini juga mendapat pelajaran berharga dari Presiden Indonesia keempat, Abdurrahman Wahid.

Tokoh plural ini yang mencabut larangan bagi warga Tionghoa merayakan Imlek lewat Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 6 Tahun 2006. Atas keputusan tersebut, hingga saat ini warga Tionghoa dapat merayakan merayakan Imlek di Indonesia.

Rudy menjelaskan, sejarah menunjukkan relasi yang sangat indah antara warga pribumi dan etnis Tionghoa. Karena itu, dia mengajak semua elemen bangsa ini untuk membangkitkan kembali semangat toleransi agar persatuan dan kesatuan bangsa ini tetap terjaga.

"Tujuan kita masih sama, yakni melanjutkan cita-cita pendiri bangsa untuk membangun bangsa ini. Tentu kita dihadapkan pada situasi dan tantangan yang berbeda. Kalau kita bersatu saya sangat yakin kita bisa menghadapi semua itu dan memberi teladan bagi generasi masa depan," tuturnya.

Ia juga mengucapkan selamat merayakan Imlek untuk seluruh etnis Tionghoa di Indonesia, khususnya di Kabupaten Bogor.

"Dan selamat menikmati hari libur untuk warga Kabupaten Bogor," kata Rudy. [Antara]

News

Terkini

Ia juga menyatakan siap mendukung dan memenangkan Iwan Setiawan di Pilkada 2024.

News | 16:20 WIB

Kemacetan terjadi karena telah banyak pengunjung yang berlalu lalang melintas ke lokasi maupun menyeberang jalan untuk sekedar jajan di pedagang pinggir jalan.

News | 22:42 WIB

Kerja sama ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat untuk mengkses berbagai kebutuhan di bidang kesehatan.

News | 20:00 WIB

Kecelakaan itu menyebabkan jaur arah menuju Puncak macet total akibat kecelakaan tunggal.

News | 14:57 WIB

Mengutip dari Bogordaily -jaringan Suara.com, berikut ini Profil kades Wiwin Komalasari yang katanya dulunya artis saudara Barbie Kumalasari.

News | 14:36 WIB

Menurutnya, Kota Bogor telah melebihi target cakupan imunisasi campak 9-11 bulan yakni 96,56 persen, sedangkan yang ditargetkan sebesar 95 persen.

News | 11:54 WIB

RPJMD ditargetkan dapat selesai di 2024.

News | 21:04 WIB

Raperda ini diperlukan untuk memaksimalkan persiapan ibadah haji pun pelayanannya.

News | 20:53 WIB

Program yang dilaksanakan di awal tahun, tentunya akan lebih banyak memberi manfaat kepada masyarakat.

News | 16:36 WIB

Video detik-detik tabrakan mengerikan itu terjadi pada Minggu 29 Januari 2022.

News | 15:26 WIB

Untuk diketahui, tersangka pengemudi sedan mewah yang diduga menyebabkan seorang mahasiswi asal Cianjur meninggal dunia dalam kecelakaan yang melibatkan sedan mewah

News | 13:46 WIB

Dua pelajar jadi korban pembacokan yang terjadi di dua lokasi berbeda yakni Kecamatan Cicurug dan Palabuhanratu.

News | 11:15 WIB

Bismo menjelaskan rasa takut dan resah yang berlebihan, justru dikhawatirkan mengganggu kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

News | 23:33 WIB

Salah seorang dari dua drummer Pas Band, Sandi Andarusman mengatakan, bahwa Pas Band ajak umat islam berhijrah menuju "Baitullah" melalui program "Spesial Umroh Hijrah Bersama

News | 18:37 WIB

Akibat gempa tersebut, di sejumlah jalur pendakian terjadi retakan termasuk di bibir kawan Gunung Gede, sehingga pendakian ditutup untuk menghindari hal yang tidak diinginkan

News | 23:05 WIB
Tampilkan lebih banyak