"Namun kami siap membangun selain dulu pernah ada perkataan bangun sebanyak-banyaknya, juga kami merasa prihatin melihat warga yang masih di tenda pengungsian," ungkapnya.
Salah satu masyakat terdampak gempa, Dudun (45) warga Desa Gasol menyambut kabar tersebut dengan harapan. Dudun menyampaikan mereka telah menanti bantuan tersebut selama dua tahun, dan kondisi rumah mereka yang hancur belum bisa diperbaiki karena keterbatasan dana dan ketergantungan pada bantuan tahap IV.
Terkait dengan kepercayaan pada pernyataan Bupati, Presidium Ajaskob menegaskan mereka akan mengawal realisasi janji tersebut.
"Ya kita lihat aja kita kawal apakah benar hal itu akan terealisasi, bukan hanya kami yang akan kecewa masyarakat yang sudah mendengar kabar ini pun pasti akan merasa kecewa, jika perkataan tersebut tidak bisa dipertanggungjawabkan," tutur perwakilan Ajaskob.
Dengan demikian, harapan masyarakat terpaut pada realisasi janji Bupati Cianjur dalam dua minggu ke depan, semoga bantuan tersebut segera dapat dicairkan untuk meringankan beban mereka.