- PT Technosoft Indo Prima meluncurkan aplikasi Tata Warga dan One Partner di Cibinong pada 11 Oktober 2026.
- Peluncuran aplikasi berbasis kecerdasan buatan tersebut bertujuan untuk mempermudah administrasi lingkungan RT/RW dan berbagai komunitas masyarakat.
- Masyarakat dapat menikmati akses uji coba gratis secara penuh selama enam bulan pertama sejak tanggal peluncuran.
SuaraBogor.id - PT Technosoft Indo Prima baru saja menggelar talkshow bertema “Smart Community Powered by AI” di kantor Research and Development (R&D) mereka di Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggu (11/10/2026).
Kedua aplikasi tersebut dirancang untuk mendukung transformasi digital di lingkungan masyarakat.
Tata Warga berfokus pada administrasi dan pelayanan RT/RW, sedangkan One Partner ditujukan untuk membantu pengelolaan berbagai komunitas, mulai dari kelompok olahraga, PKK, organisasi sosial, komunitas keagamaan, hingga lingkungan kampus.
Peluncuran ini menghadirkan Director PT Technosoft Indo Prima H. Deden Rahmawan, Ketua DPW Ikatan Ahli Informatika Indonesia Nusantara (IAIIN) Jakarta Prof.
Arief Wibowo, pakar keamanan siber Irjen Pol. (Purn.) Yehu Wangsajaya, serta Ketua RW 01 Sukahati H. Ma’mun Adizi yang menjadi pengguna pertama aplikasi Tata Warga.
Baca Juga:Progres Pembangunan Capai 84 Persen, DPRD Kota Bogor Tinjau Trase Baru Batutulis
Deden Rahmawan mengatakan, Tata Warga dan One Partner bukan sekadar aplikasi digital, melainkan inovasi untuk membangun tata kelola lingkungan dan komunitas yang saling terhubung.
"Melalui pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), kedua aplikasi tersebut diharapkan dapat membuat pelayanan lebih praktis, cepat, dan mudah diakses masyarakat," katanya.
“AI menjadi sarana untuk mengolah pengetahuan dan memperluas kemampuan manusia. Namun, manusialah yang tetap menentukan arah, menetapkan tujuan, dan memberikan makna bagi setiap inovasi teknologi,” tambah Deden.
Salah satu fitur yang ditawarkan kedua aplikasi tersebut adalah akses layanan berbasis perintah suara. Melalui Tata Warga, misalnya, pengguna dapat mengajukan layanan administrasi, seperti surat pengantar keterangan pindah.
"Sementara itu, One Partner membantu anggota komunitas memperoleh informasi administrasi, termasuk status pembayaran iuran," imbuhnya.
Baca Juga:Sensasi Petik Melon Hidroponik Langsung dari Kebun di Bojonggede
Sementara itu, Ketua DPW IAIIN Jakarta, Prof. Arief Wibowo, menilai inovasi digital dapat memperkuat konektivitas masyarakat dan komunitas. Namun, pemanfaatan teknologi perlu diiringi peningkatan literasi digital agar masyarakat mampu menggunakannya secara produktif.
“Dengan adanya inovasi dan teknologi, masyarakat berdaya, Indonesia akan sejahtera,” ujar Arief.
Sementara itu, pakar keamanan siber Irjen Pol. (Purn.) Yehu Wangsajaya mengapresiasi pengembangan Tata Warga dan One Partner sebagai inovasi digital karya anak bangsa.
Ia juga menyoroti potensi pengembangan fitur kedaruratan yang dapat memperkuat koordinasi antara warga, pengelola lingkungan, dan aparat terkait.
Dari sisi pengguna, Ketua RW 01 Sukahati, H. Ma’mun Adizi, berbagi pengalaman mengenai pemanfaatan aplikasi Tata Warga di lingkungannya.
Penggunaan aplikasi tersebut diharapkan dapat membantu menyederhanakan proses administrasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada warga.