SuaraBogor.id - Mantan Politisi Partai Demokrat Ruhut Sitompul ikut kesal dengan pernyataan eks Anggota Komnas HAM Natalius Pigai tolak ucapan Natal dari Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Menag Gus Yaqut.
Saking kesalnya, sebagai sesama Kristen Ruhut pun malas ucapkan selamat Natal ke Pigai.
"Natalius Pigai, aku saja yang penganut Kristen malas mengucapkan Selamat Natal untukmu, karena congor kau asbun, asal bunyi. Apalagi Menteri Agama RI ha ha ha. Kaca saja takut lihat gantengnya kau MERDEKA," tulis Ruhut di twitternya, @ruhutsitompul, Senin (28/12/2020).
Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut secara resmi mengucapkan selamat Natal pada umat Kristiani di Indonesia. Hal itu diungkapkan dalam rangka menyambut perayaan Natal 25 Desember 2020.
Dalam ungkapannya, Menag mengatakan semoga kebahagiaan Natal menyertai umat Kristiani. Termasuk kehidupan damai dalam harmoni kemajemukan Indonesia yang tetap terjaga.
Menurut dia, dalam ungkapannya, semoga umat Kristiani memahami dan mentaati agar perayaan Natal 2020 digelar secara sederhana. Bagaimana tidak, negeri ini memang tengah dihantam pandemi.
“Rayakan Natal dengan penuh kesederhanaan dan terus berbagi kasih pada sesama,” pesan Gus Yaqut disitat dari situs Kemenag.
Kata dia, hal terpenting dari perayaan Natal adalah kesadaran umat Kristiani untuk semakin dekat dengan Sang Maha Kuasa sebagai pemberi hidup bagi manusia.
Kesadaran itu lalu diwujudkan dalam perubahan dan pembaharuan pola hidup ke arah yang lebih baik.
“Selamat merayakan Natal, 25 Desember 2020 kepada segenap umat Kristiani dan selamat menyongsong tahun baru 2021. Tetap menjaga protokol kesehatan dan mematuhi imbauan pemerintah. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa menyertai kita sekalian,” ucapnya.
Baca Juga: Nasihat Gus Mus untuk Panglima Banser yang Kini Jadi Menag
Konservatif radikal
Natalius Pigai menolak ucapan Natal Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut. Natalius Pigai dinilai akan diamin kaum konservatif radikal.
Hal itu dikayakan Politikus PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko.
Budiman menilai komentar Pigai itu menunjukkan kalangan yang tidak siap dengan peradaban yang sehat. Menurut Budiman, sikap Pigai ini jadi santapan para kaum konservatof radikal mayoritas.
“Negara menggratiskan vaksin. “Jgn terimakasih. Sdh kewajiban negara. Kasihan deh lu” Negara ngucapin Selamat Natal. “Saya gak butuh ucapan selamat Natalmu” (diamini konservatif radikal mayoritas). Mereka gak siap dgn peradaban yg sehat,” balas Budiman dalam cuitannya.
Budiman malah membahas sisi personal dari Pigai. Dia mengaku pernah satu forum diskusi Ikana Sarjana Katolik Indonesia dengan Pigai dan budayawan Mohamad Sobary.
Berita Terkait
-
Tok! Gugatan PLK Ditolak PTUN Jakarta, Aset Pemprov Jabar Selamat dari Ancaman
-
Trailer The Wrong Girls Rilis, Kristen Stewart Terjebak Konspirasi Kriminal
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
MBG Disebut Langgar HAM, Natalius Pigai Tuding Komnas HAM Tak Paham Aturan
-
Pigai Minta Tambahan Rp492,9 Miliar untuk Kementerian HAM, DPR Hanya Setujui Rp224,9 Miliar
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Jamin Jalur Wisata Bersih Bangunan Liar, Pemkab Cianjur Minta Pedagang Tunggu Kajian Relokasi
-
Mahfud MD Soroti Prosedur Cacat KUHAP Kasus Eks Jampidsus, KPK Pilih Merespons Hati-hati
-
Kali Baru Cibinong Lumpuh Total! 60 Truk Dikerahkan Angkut Ratusan Ton Sampah
-
Setara Sekolah Swasta Mahal Tapi Gratis, Pemkab Bogor Dongkrak Kapasitas Sekolah Rakyat Jasinga
-
Hitung Kebutuhan Warga Sejak Lahir, Kemendukbangga Luncurkan Peta Jalan Kependudukan Presisi