SuaraBogor.id - Memasuki tahun baru 2021 Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto berencana akan melakukan perombakan struktur secara total di Dinas Kesehatan (Dinkes). Hal itu kembali ditegaskan Bima usai melaksanakan patroli malam pergantian tahun di seputaran Kota Bogor, Jawa Barat.
Dia menilai, Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di struktur Dinkes Kota Bogor sangat lamban atau tak becus, selama penanganan Covid-19.
"Kita akan bahas terlebih dahulu, Januari ini struktur yang bertugas di Dinkes akan di evaluasi total, saya fokus ke dinkes, soalnya ini harus serius," katanya kepada wartawan, Jumat (1/1/2020) dini hari.
"Dinas Kesehatan itu, harusnya bisa bergerak cepat untuk membuat testing and treatment penanganan Covid-19," ucap Bima.
Jika nanti sudah dilakukan perombakan secara total, ia meminta kepada petugasnya agar semua keputusan dan pekerjaan bisa diakselerasikan dengan baik.
"Karena hitungannya nyawa manusia, ini lalai sedikit saja nyawa manusia terbang, kita lalai menjalankan waktu entah itu kebijakan isolasi dan pemantauan pengadaan PCR sampai saat ini," ujarnya lagi.
Politikus PAN ini menginginkan, semua petugasnya nanti berjiwa petarung untuk menghadapi tantangan yang akan datang, seperti saat ini pandemi Covid-19.
"Kita saat ini membutuhkan jiwa petarung, dalam menghadapi ini semua," kata dia.
Orang nomor satu di Kota Hujan ini juga menyindir, petugas yang tak mampu menjadi petarung agar mundur dari jabatannya.
Baca Juga: Patroli Malam Tahun Baru, Muspida Kota Bogor Bubarkan Kerumunan Warga
"Saya menganggap Covid-19 ini masih panjang, mungkin satu tahun ke depan. Karena itu, yang bukan petarung untuk mengikhlaskan dirinya (jabatannya), dan bisa menyerahkan kepada petarung," katanya.
Tak hanya petugas di struktur Dinkes Kota Bogor saja yang akan ia benahi. Jika memungkinan kepala daerah melakukan diskresi, walau belum dua tahun bertugas tapi hal itu bisa saja terjadi.
"Tapi, kalau ada pertimbangan tertentu, cukup untuk melakukan proses pembenahan secara struktur baik di dinas, kecamatan, kelurahan dan puskesmas," tandasnya.
Data yang dihimpun dari Satgas Covid-19 Kota Bogor, total terkonfirmasi positif virus corona saat ini telah mencapai 5.410 kasus.
Dengan rincian, 961 orang masih menjalani isolasi baik dirumah maupun di rumah sakit (RS), 4.319 telah sembuh atau selesai di isolasi, 130 meninggal dunia.
Kontributor : Andi Ahmad Sulaendi
Tag
Berita Terkait
-
Patroli Malam Tahun Baru, Muspida Kota Bogor Bubarkan Kerumunan Warga
-
Tak Miliki Hasil Tes Antigen, Kendaraan Menuju Puncak Diminta Putar Balik
-
Jalur Puncak Bogor Sepi Jelang Tahun Baru 2021
-
Jalur Puncak Batal Ditutup selama Malam Tahun Baru
-
Sopir Mobil Plat Merah Banten Sewot Diusir Nggak Bisa Masuk Puncak Bogor
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
KPK Pasang Mata di Lapas Cibinong, Buka Peluang Usut Dugaan Korupsi
-
Tugas Sekolah Berbuah Dua Buku, Siswa SMA Kemala Bhayangkara Gunungsindur Tembus Dunia Literasi
-
65 Lapak PKL Jalan Nyi Raja Permas Dibongkar
-
Pohon Flamboyan 40 Meter Tumbang Timpa Pedagang dan Pembeli di Bogor
-
BRI Peduli Berikan Sepeda untuk Siswa SD di Semarang Agar Lebih Semangat Tempuh Pendidikan