SuaraBogor.id - Polisi bubarkan deklarasi Front Persatuan Islam. Front Persatuan Islam ini sebagai ormas pengganti setelah FPI dibubarkan 30 Desember 2020 lalu.
Pembubaran deklarasi Front Persatuan Islam dilakukan Senin malam lalu. Pebubaran deklarasi Front Persatuan Islam terjadi di Kabupaten Bengkalis pada Senin 4 Januari 2021 malam.
Sehingga deklarasi deklarasi Front Persatuan Islam. batal digelar. Deklarasi yang diadakan di Jalan Hang Tuah, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis itu sebelumnya sempat terjadi perdebatan sengit antara polisi dan ratusan massa deklarasi.
"Rencana kita deklarasi tadi malam (Senin). Namun urung terselenggara karena dari aparat kepolisian meminta agar tidak membuat kerumunan menghindari Covid 19," kata mantan Ketua FPI Kabupaten Bengkalis, H Simamora dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Selasa (6/1/2021).
Diskusi yang sempat alot itu, terang H Simamora berakhir dengan kepolisian memberikan pertimbangan situasi yang kurang nyaman dan kondusif saat itu.
Namun kata Simamora, ia tetap optimis deklarasi Front Persatuan Islam ini segera terlaksana.
"Karena ini keinginan masyarakat, maka dalam waktu dekat ini kita akan diskusi sama pihak aparat Kepolisian dalam hal ini Kapolres untuk menjadwal ulang deklarasi FPI," terang H Simamora.
Diakui H Simamora, pihaknya mengikuti arahan pemerintah yang telah menutup FPI dan tidak lagi melakukan kegiatan berbau FPI.
"Kita hormati keputusan pemerintah telah menuntup FPI, tapi kita yakin deklarasi bakal kita buat ini akan lebih besar ke depannya dari pada yang ditutup oleh pemerintah," ujarnya.
Baca Juga: Pemkot Serang Peringatkan ASN Tidak Masuk Organisasi Terlarang
Berita Terkait
-
Tak Cukup Utus Menlu, Habib Rizieq Desak Prabowo Sampaikan Duka Cita Terbuka untuk Ali Khamenei
-
Tolak Komando AS di BoP! FPI Desak Prabowo Batalkan Rencana Kirim 8 Ribu TNI ke Gaza
-
FPI Layangkan Surat Resmi, Desak Presiden Prabowo Tarik Indonesia dari Board of Peace
-
Prabowo Bakal Hadir di BoP AS, FPI Sampaikan Peringatan ke Pemerintah
-
FPI Khawatirkan dan Pertanyakan Iuran Board of Peace
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Ekosistem Usaha Terintegrasi, Empang Baru Jadi Desa Ekonomi Mandiri
-
Kemenkes Turun Tangan Selidiki Kasus Kematian Dokter Internship di RSUD Pagelaran Cianjur
-
12 Rumah di Kampung Pasekon Cianjur Hangus Terbakar, 18 KK Kehilangan Tempat Tinggal
-
UMKM Jadi Motor, Banyuanyar Bangun Ekosistem Desa Berbasis Komunitas
-
6 Fakta Kunci Kotoran Manusia di Rak Buku yang Bikin Karyawan Panik dan Ungkap Terduga Pelaku