SuaraBogor.id - Kehebohan Menteri Sosial atau Mensos Tri Rismaharini dan Politisi Gerindra Fadli Zon 'perang' di Twitter. Keduanya adalah hastag #RismaRatuDrama dan #FadliZonDoyanBokep.
Seperti saling susul dan salip, dua tagar ini bergantian berada di puncak trending topic Twitter. Sampai berita ini diturunkan, tagar #FadliZonDoyanBokep sudah di-Tweets-kan sebanyak 4,017 kali.
Dua nama ini menjadi trending di Twitter lewat tagar #RismaRatuDrama dan #FadliZonDoyanBokep.
Sementara tagar #RismaRatuDrama sudah di-Tweets-kan sebanyak 11,8 ribu kali. Sebenarnya masih ada satu lagi tagar yang juga masih masuk trending sejak pagi, yakni #FadliZonCerot.
Risma dan Fadli Zon memang menjadi sorotan akhir-akhir ini. Muasalnya saat Mensos Risma beberapa kali blusukan setelah beberapa hari dilantik menjadi menteri sosial.
Fadli Zon mengkritik keras blusukan, meskipun tidak menunjuk langsung ke nama Risma. Namun, agaknya publik memahami kalau kritikan Fadli Zon itu ditujukan kepada Risma.
Misalnya saat Fadli Zon mengkritik blusukan Risma ke kolong jembatan di Jakarta beberapa waktu lalu. Fadli Zon menyebut Risma telah mengambil alih tugas Kepala Dinas Sosial Pemprov DKI Jakarta.
Lalu saat Risma blusukan menemui tuna wisma atau gelandangan di pinggir jalan Jakarta dan melihat kondisi Liponsos di Bekasi, lagi-lagi Fadli Zon juga cerewet di Twitter.
Saat itu Fadli Zon menulis pendapatnya tentang blusukan.
Baca Juga: Blusukan Dicibir, PSI: Kami Yakin Bu Risma Mampu Jadi Tulang Punggung Baru
"Blusukan secara proporsional bagus saja sbg cara melihat langsung lapangan. Tp klu kecanduan blusukan maka harus diperiksa jgn2 gangguan 'gila pencitraan'."
Terlepas dari itu, blusukan Mensos Risma memang menuai kontroversi baru-baru ini. Kritikan pedas datang dari berbagai kalangan, diantaranya politisi dan akademisi.
Peneliti kebijakan publik dari lembaga Political and Public Policy Jerry Massie misalnya. Ia menduga kegiatan Risma merupakan bagian dari manuver politik yang momentumnya belum tepat.
"Ini gaya blusukan mengarah ke DKI 1," kata Jerry kepada Suara.com, Selasa (5/1/2021).
"Ini bagian political imaging atau pencitraan politik. Gaya wali kota Surabaya mau coba dia terapkan di ibu kota. Barangkali waktu dan tempat berbeda," kata Jerry.
Jerry menilai gaya yang ditunjukkan Risma sekarang sama seperti gaya Presiden Joko Widodo dulu, semenjak masih menjadi wali kota Solo.
Berita Terkait
-
Blusukan Dicibir, PSI: Kami Yakin Bu Risma Mampu Jadi Tulang Punggung Baru
-
Blusukan Mensos Disoal, PSI: Kami Percaya Bu Risma Figur Terbaik
-
Fadli Zon Bantah Likes Video Syur di Twitter, Netizen Bongkar Fakta Lain
-
Polemik Blusukan, PSI: Risma Bukan Tipikal Pemimpin di Belakang Meja
-
Kontroversi Gelandangan yang Ditemui Mensos Risma, Ternyata Begini Sosoknya
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor
-
KPK Geledah 2 Kantor Dinas di Bogor
-
Niat Ikut Demo di DPR, 5 Pelajar Asal Sukabumi Malah Dicegat Polisi di Stasiun Bogor
-
Pastikan Korban Tawuran Ditangani RSUD, Bupati Bogor: Jaga Kondusivitas, Jangan Ada Korban Lagi
-
Perkuat Sistem Ekonomi Kerakyatan, BRI Raih Penghargaan Bakti Koperasi Pradana Nayaka