SuaraBogor.id - Permadi Arya atau Abu Janda mengamini doa jelek agar Allah tak sembuhkan penyakit Habib Rizieq. Habib Rizieq Shihab sakit di penjara karena sesak nafas.
Doa yang diamini Abu Janda justru doa Habib Rizieq. Video penggalan doa jelek Habib Rizieq itu kembali diunggah Abu Janda. Isi doa jelek Habib Rizieq itu mendoakan orang sakit tak sembuh-sembuh. Malah diberikan penyakit yang tak dapat obatnya.
"Jangan sembuhkan penyakitnya, biar dapat penyakit yang belum ada obatnya. Biar susah jalan hidupnya, hidupnya hancur-hancuran, nggak ada berkah, susah tiap hari, sedih tiap hari, gundah gulana tiap hari," begitu penggelan doal jelek Habib Rizieq.
"Ada yang sakit di penjara twips.. yuk kita aminkan doanya dia sendiri. Aamiin #JumatBerkah," balas Abu Janda.
Teriak di penjara
Mantan Imam besar FPI Habib Rizieq Shihab kesakitan di penjara hingga teriak minta tolong. Habib Rizieq diklaim mengalami sesak napas.
Bahkan Habib Rizieq teriak sampai menjerit-jerit di balik jeruji besi.
Hal itu berdasarkan kesaksian pengacara Habib Rizieq, Sugito Atmo Prawiro. Habib Rizieq sesak napas tersebut disebabkan penyakit asam lambung sedang kambuh.
Sugito menuturkan, Habib Rizieq mengalami sesak napas pada hari Jumat (1/1) pekan lalu, persis hari pertama tahun baru 2021.
Baca Juga: Tak Mau Jadi Saksi Kasus Habib Rizieq, Rhoma Irama: Kecuali Bahas Musik
"Setelah tahun baru itu Habib enggak bisa napas. Jumat jam 20.30 WIB enggak bisa napas," kata Sugito saat dikonfirmasi Suara.com, Kamis (7/1/2021).
Menurut cerita Sugito, saat itu Rizieq sempat berteriak untuk meminta pertolongan kepada tahanan lain. Hal tersebut dikarenakan ia hanya sendirian di dalam sel.
Teriakan Rizieq terdengar oleh tahanan lain di dalam rumah tahanan (rutan) sampai akhirnya sampai ke telinga Direktur Tahanan dan Titipan (Dirtahti).
"Dari Blok A, Blok B, Blok C itu di tahanan teriak untuk memanggil Dirtahti," ujarnya.
Meski telah mendengar kabar Rizieq sesak napas, tidak lantas membuat dirtahti langsung menolongnya. Menurut Sugito, mereka sempat takut.
Sampai pada akhirnya dokter dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes Polda Metro Jaya) menemui Rizieq untuk memberikan pertolongan.
Berita Terkait
-
Tak Mau Jadi Saksi Kasus Habib Rizieq, Rhoma Irama: Kecuali Bahas Musik
-
Rizieq Disebut Sesak Napas, Begini Penjelasan Dirtahti Polda Metro Jaya
-
Tak Mau Bersaksi di Kasus Habib Rizieq, Rhoma Irama Singgung Ulama Lain
-
Didaulat Jadi Saksi Sidang Praperadilan Habib Rizieq, Rhoma Irama Menolak
-
Tak Sesuai Kapasitas, Rhoma Irama Tak Bisa jadi Saksi Ahli Praperadilan HRS
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Riset CELIOS: Purbaya Jadi Menteri Kinerja Terbaik, Bahlil Paling Buruk
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
Pemkab Bogor Matangkan Persiapan Porprov 2026, Bidik Kembali Gelar Juara Umum
-
Modal Video CCTV dan Hotline Bang Resmob, Bareskrim Polri Gulung Sindikat Curanmor Cileungsi
-
BRI Catat 1,06 Juta BRILink Agen Dengan Transaksi Rp1.270 Triliun, Perluas Layanan Keuangan
-
Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029
-
Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal