SuaraBogor.id - Hyundai Motors Indonesia (HMID), pada Jumat (8/1/2021), mengklarifikasi kabar yang mengatakan bahwa kantor pusat Hyundai untuk kawasan Asia Pasifik akan dipindahkan dari Malaysia ke Indonesia.
Dalam korespondensi via surat elektronik dengan Suara.com, HMID mengatakan bahwa kantor pusat untuk kawasan Asia Pasifik sebenarnya sudah berdiri di Indonesia sejak 2019 lalu.
“Sehubungan dengan pemberitaan Kantor Pusat Hyundai Asia Pacific yang akan direlokasi dari Malaysia ke Indonesia, kami ingin menginformasikan bahwa Kantor Pusat Hyundai Asia Pacific memang telah berdiri di Indonesia pada awal tahun 2019," kata Head of Public Relations MHID, Uria Simanjuntak.
Lebih lanjut Uria mengatakan bahwa pemindahan kantor pusat Hyundai Asia Pasifik ke Indonesia mengikuti reorganisasi bisnis Hyundai di luar negeri mulai tahun 2018, yang mencakup bisnis di Indonesia, kantor Hyundai Motor Company di Australia, dan juga kantor di Malaysia.
Meski demikian ia mengakui bahwa saat ini beberapa fungsi operasional Kantor Pusat Hyundai Asia Pacific dikelola dari kantor yang berada di Malaysia.
"Kantor tersebut akan ditutup dan dipindahkan ke Indonesia. Namun, proses tersebut membutuhkan waktu dan persiapan yang matang agar dapat dikelola dengan baik untuk transisi yang mulus," lanjut Uria.
Sebelumnya diwartakan bahwa Hyundai akan memindahkan kantor pusat Asia Pasifik ke Indonesia dari Malaysia.
Laporan yang mengutip media otomotif Malaysia, Wapcar, itu menuturkan bahwa kantor di Malaysia itu menyediakan dukungan, termasuk pelatihan purnajual bagi para mitra Hyundai di 32 negara dalam kawasan Asia Pasifik.
Kabarnya kantor pusat Hyundai di Malaysia itu akan ditutup pada akhir 2021 sebelumnya sepenuhnya dipindahkan ke Indonesia.
Baca Juga: Ini Alasan Hyundai Pindahkan Kantor Pusat Asia Pasifik dari Malaysia
Berita Terkait
-
Strategi Besar Hyundai Luncurkan 100 Kendaraan Baru Demi Kejar Target 2030
-
Tips Parkir Paralel Hyundai Ioniq 5 dan Ioniq 6: Trik Rahasia agar Mobil Bisa Didorong Bebas
-
Strategi Harga Baru Hyundai Stargazer Cartenz Catatkan Hasil Positif
-
4 Rekomendasi Mobil Listrik yang Aman Parkir Paralel Tanpa Khawatir Aki Soak
-
Belajar dari Kasus Hyundai Ioniq 5 Aa Juju, Parkir Paralel Bisa Bikin Aki Mobil Listrik Soak?
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
Pilihan
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
Terkini
-
1.402 Mahasiswa Baru UIKA Bogor Resmi Dilantik, Wakil Bupati Beri Kejutan Dua Laptop
-
DPRD Kota Bogor Dorong Optimalisasi PAD dalam Perubahan APBD 2026
-
IPB University dan BRIN Luncurkan Innobridge, Perkuat Kolaborasi Riset dan Inovasi
-
KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN
-
Sebelum Terjaring OTT, Pihak Kementerian ATR/BPN Diduga Terima Rp300 Juta dari Summarecon Agung