SuaraBogor.id - Setelah Raffi Ahmad disuntik vaksin, dia harus menunggu 30 menit untuk melihat reaksi setelah disuntik vaksin COVID-19 sinovac. Rafffi Ahmad jadi penerima vaksin Covid-19 kloter pertama bersama Presiden Joko Widodo.
Ada empat tahapan yang dijalani Raffi Ahmad dalam proses vaksinasi Covid-19. Diawali dengan pendaftaran dan verifikasi data sebagai penerima vaksin.
"Semua yang dilakukan vaksin harus melakukan pendaftaran," kata Dokter Reisa Broto Asmoro selaku Tim Satgas Penanganan Covid-19 di Istana Merdeka, Rabu (13/1/2021).
Selanjutnya, Raffi Ahmad sebagai peserta diperiksa kesehatannya. Ia juga mendapat edukasi soal vaksin Covid-19.
"Dilakukan screening pemeriksaan kesehatan dan fisik sederhana," tutur Dokter Reisa.
Setelah dua tahap itu dilaksanakan, Raffi Ahmad menerima vaksin. Ia duduk sambil diapit dua tenaga medis, di mana salah satunya yang memberikan suntikan.
Saat menerima suntikan itu, Raffi Ahmad mencoba santai dengan menunjukkan jempol. Presenter asal Bandung itu mengatupkan tangan kepada petugas untuk berterima kasih.
Tahapan terakhir adalah menunggu selama 30 menit setelah vaksin diterima.
Baca Juga: Heboh Lihat Raffi Ahmad Divaksin, Nagita Slavina Terus Panjatkan Doa
"Kenapa harus 30 menit? Ini untuk monitoring . Di mana kita mengantisipasi jika ada kejadian pasca imunisasi," jelas Dokter Reisa.
Sebagai penanda bahwa Raffi Ahmad telah menerima vaksin, ia mendapat kartu vaksin dan edukasi pencegahan Covid-19.
Kehadiran Raffi Ahmad menjadi peserta vaksin sebagai perwakilan anak muda agar tidak khawatir terhadap vaksin.
Terlihat slogan yang dipajang sebagai poster di momen vaksinasi bertuliskan, "Vaksin aman dan halal."
Berita Terkait
-
Prabowo Ungkap Prinsip Luar Negeri: Jalankan 'Good Neighbor Policy' Sejak Era Jokowi
-
Jokowi Diprediksi Tolak Geser Kaesang dari Ketum PSI, Pengamat: Jaga Marwah dan Karier Anaknya
-
Prabowo: Saya Ikuti Garis Politik Jokowi
-
PDIP Tepis Jokowi Soal Operasi Politik Isu Pemakzulan Gibran: Tak Usah Sandiwara Terlalu Panjang!
-
PSI Tuding MK Lakukan 'Atraksi Politik' Soal Ijazah Gibran: Sengaja Bikin Gaduh!
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
BRI Perluas Akses Magang Nasional Hingga 17 Regional Office
-
AKBP Arfan Zulkan Sipayung Gantikan AKBP Wikha Ardilestanto sebagai Kapolres Bogor
-
Sekolah di Rumpin Dibobol Maling, Sejumlah Laptop dan Peralatan Elektronik Raib
-
Optimisme Bisnis Berlanjut, BRI Gelontorkan Rp1 Triliun untuk Buyback Saham Tahap II
-
333 Kebakaran Terjadi dalam Tiga Bulan di Kabupaten Bogor, 199 Kasus Melanda Lahan Terbuka