SuaraBogor.id - Baru-baru ini, media sosial diramaikan dengan perdebatan soal harga dan jenis sendal jepit merek Swallow.
Seperti yang diketahui sandal jepit satu ini memang cukup mudah kita temui dan terkenal memiliki harga yang murah di masyarakat.
Apalagi, sendal yang merakyat ini juga memiliki desain yang khas, sehingga mudah dikenali. Tapi, pemilik akun Twitter @herrysw yang juga dikenal sebagai seorang pengamat gawai mengaku jika ia baru saja membeli sendal jepit Swallow yang orisinal.
Menurutnya, sendal jepit yang ia beli di salah satu e-commerce berbeda dengan yang dijual di warung atau toko kelontong yang ada di kampung-kampung.
Selain kemasan yang bagus dan harganya yang lebih mahal, sendal jepit Swallow orisinal yang ia beli, kata lelaki ini, memiliki kualitas yang lebih baik.
Ini bisa terlihat dari bagian talinya yang memiliki potongan lebih rapi. Sementara yang dijual di toko klontong, talinya tidak terlihat tapi.
"Seperti inilah kemasan sandal Swallow orisinal. Beda dengan yang dijual di warung atau toko pracangan di kampung," tulisnya dalam cuitan yang viral tersebut.
Herry SW juga menuliskan jika harga sendal jepit Swallow yang ia beli adalh Rp23 ribu. Namun, karena ia beli saat flash sale 12.12 pada Desember 2020 lalu, ia hanya perlu membayar Rp15 ribu.
Cuitan ini pun menimbulkan perdebatan. Menurut sebagian warganet, sendal jepit Swallow yang ia beli sama saja dengan yang dijual di toko klontong.
Baca Juga: Ngeyel Diingatkan Ada Jalan Buntu, Wanita Ini Ngibrit Begitu Lihat Ujungnya
Hanya saya dibungkus dengan plastik yang lebih bagus dan dijual dengan harga lebib mahal, seperti yanh ditemui di swalayan.
Tangkapan layar perdebatan ini juga pun diunggah akun Instagram @pembasmi.kehaluan.reall hingga mendapat hampir 8000 likes.
"Jadi selama ini kalian pake KW atau ori nih gaes?," tulis akun tersebut.
Di tengah perdebatan, seorang warganet pun memberi penjelasan terkait hal tersebut. Menurutnya, sendal jepit Swallow yang ada di foto tersebut merupakan model 05, yakni sendal best seller dan merupakan yang premium dan memang berbeda dari yang dijual di toko klontong.
Meski begitu, banyak warganet lain yang memandang sinis hal tersebut.
"Mau murah apa mahal dibawa Jum'atan tetep pusing kalo pas pulang," ujar @MasPras_46.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Kaleidoskop 2025: 9 Kasus Viral Guncang Bogor, Dari Pengoplos Gas Hingga Tragedi Shalat Subuh
-
Niat Berbakti Berujung Maut, Pemuda Bojonggede Tewas Terpanggang di Atas Pohon
-
Senin Depan Berlaku! Flyover Cibinong Resmi Pasang ETLE, Melanggar Langsung Dapat 'Surat Cinta'
-
Pembangunan 600 Unit Huntara di Aceh akan diserahkan pada Pemerintah Daerah pada 8 Januari 2026
-
Ngurus Izin Sambil Nongkrong? Bupati Bogor Boyong Kantor Dinas ke VIVO Mall, Ubah Wajah Birokrasi