SuaraBogor.id - Pasien COVID-19 meninggal dunia karena ditolak 10 rumah sakit. Dinas Kesehatan Kota Depok menilai saat ini rumah sakit rujukan COVID-19 di Depok penuh.
Hanya saja, Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Novarita mengatakan belum mengetahui adanya pasien Covid-19 yang meninggal karena ditolak rumah sakit.
Ia juga mengaku belum mengetahui identitas warga Depok yang dikabarkan terkonfirmasi Covid-19 akibat ditolak tersebut.
"Saya belum tahu siapa (Meninggal pasien Covid-19), saya ngga bisa juga klarifikasi (ke rumah sakit) apakah benar ditolak (Oleh RS yang dimaksud)," katanya saat dihubungi, Senin (18/1/2021).
Sebab kata Novarita sampai saat ini belum ada laporan kepada Dinkes Kota Depok, adanya pasien yang ditolak tersebut.
"Nggak ada laporan ke kita," ucapnya
Sampai saat ini pihaknya masih terus mencari tahu dan menelusuri kaitan informasi tersebut.
Pun juga, pihaknya masih mencari tahu identitas warga yang ditolak karena Covid-19 dan meninggal dunia tersebut.
"Kita masih mencari tahu siapa korban yang dimaksud, kita juga tahu nya hanya di pemberitaan media online saja," ucapnya.
Baca Juga: Tak Rawat OTG, Empat Tower di Wisma Atlet Terisi 82,73 Persen Pasien Corona
Ia mengaku, saat ini semua ruangan di seluruh RS rujukan Covid-19 Kota Depok sudah penuh.
"Kondisi RS di Depok sendiri sekarang sudah penuh," tukasnya.
Kontributor : Andi Ahmad Sulaendi
Berita Terkait
-
Status Pandemi Dicabut, Perawatan Pasien Covid-19 Bakal Ditanggung BPJS
-
INFOGRAFIS Tutupnya Operasional RSDC Wisma Atlet Kemayoran
-
Yang Tertinggal, Bekas Pusat Isolasi Pasien Covid-19 Saat Pandemi
-
Kini Resmi Ditutup, Kilas Balik Sejarah Wisma Atlet Hingga Jadi RS Darurat Covid-19
-
Pasien COVID-19 Bertambah 222 Orang Hari Ini, Warga DIminta Tidak Lengah
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
Ikut Masuk Saat Penggeledahan, Ketua RW Sentul Lihat Foto Wanita Misterius di Dalam Rumah
-
Masuk Kategori Ancaman Nonmiliter, DPRD Desak Wali Kota Bogor Segera Terbitkan Perwali LGBTQ
-
Buntut Keributan Viral, Satpol PP Kota Bogor Sidak Tipzy Bears dan Sita Puluhan Botol Miras Ilegal
-
Markas Polsek Cisarua Bakal Dipindahkan ke Rest Area Puncak, Ini Alasan Bupati Bogor
-
Warga Bojonggede-Citayam Bersiap! Bupati Rudy Susmanto Agendakan Pelebaran Jalan dari Bambu Kuning