SuaraBogor.id - Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto mengatakan, ketersediaan ruang isolasi pasien Covid-19 di seluruh rumah sakit rujukan Kota Bogor dalam keadaan penuh.
Sebab, lanjut Bima Arya, saat ini kasus positif Covid-19 di Kota Bogor setiap hari semakin meningkat.
"Makanya kami di akhir tahun memutuskan untuk segera membangun RS Lapangan untuk pasien Covid-19," katanya kepada wartawan usai meresmikan RS Lapangan, , Senin (18/1/2021).
Menurut politikus PAN itu, RS Lapangan bagi pasien Covid-19 yang berlokasi di Wisma Atlet GOR Padjajaran Kota Bogor tersedia 64 tempat tidur.
"RS Lapangan ini khusus untuk pasien Covid-19 saja, dengan gejala ringan dengan komorbid, dan 70 persen itu untuk warga Kota Bogor, dan 30 persen untuk warga luar Kota Bogor," ucapnya.
Walaupun RS Lapangan ini juga disediakan untuk warga luar Bogor, Bima Arya meminta kepada petugas kesehatan dan penanggung jawab agar memprioritaskan terlebih dahulu warga Kota Bogor.
"Karena memang ini tidak bisa dibatasi, tapi kami ingin warga Kota Bogor diprioritaskan di sini untuk dirawatnya," imbuhnya.
Ia berterima kasih kepada Kepala BNPB Doni Munardo yang telah mendukung penuh dalam pembangunan RS Lapangan bagi pasien Covid-19.
"Kita berterima kasih kepada BNPB dan Dispora yang mengikhlaskan kantornya untuk dijadikan RS Lapangan," jelasnya.
Baca Juga: Kasus Swab Habib Rizieq, Bima Arya Kembali Diperiksa, Kali Ini di Bareskrim
Tak hanya itu saja, pihaknya saat ini sedang mempersiapkan beberapa tempat untuk isolasi pasien Orang Tanpa Gejala (OTG).
"Ada beberapa tempat yang kita bidik. Karena kita tidak ingin menanti-nanti, kita siapkan skenario situasi terburuk," tukasnya.
Kontributor : Andi Ahmad Sulaendi
Berita Terkait
-
Angka Kasus Korupsi Kades Capai 489, Wamendagri: Ini Catatan Serius
-
Bima Arya: PLBN Sebatik Harus Mampu Dongkrak Ekonomi Masyarakat Perbatasan
-
Isu Polusi Udara, Wamen Bima Arya Minta Pejabat Naik Transportasi Umum
-
Lewat PKA dan PKP, Wamendagri Bima Arya Dorong Lahirnya Pemimpin Berkarakter dan Visioner
-
PBB Meroket 100 Persen? Kemendagri Turun Tangan Cegah 'Api Pati' Menyebar ke Daerah Lain
Terpopuler
- 6 Mobil Bekas 50 Jutaan Cocok untuk Milenial, Bodi Stylish Tak Repot Perawatan
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 5 Rekomendasi Ban Tubeless Motor Matic, Tidak Licin saat Hujan dan Jalan Berpasir
- 7 Mobil Boros Bahan Bakar Punya Tenaga Kuda, Tetapi Banyak Peminatnya
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
Pilihan
-
Dirumorkan Latih Indonesia, Giovanni van Bronckhorst Tak Direstui Orang Tua?
-
Jadi Kebijakan Progresif, Sineas Indonesia Ingatkan Dampak Ekonomi LSF Hapus Kebijakan Sensor Film
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
Terkini
-
Gaya Tetap Sporty: 4 Rekomendasi Roadbike Terbaik untuk Bapak-Bapak Mulai 5 Jutaan
-
Kaka-Beradik di Cibinong Hilang Bukan Kabur, Diduga Lari dari Trauma Pelecehan Ayah Tiri
-
Anggaran Turun Rp700 Miliar, Janji Rp1,5 Miliar per Desa - Beasiswa Tetap Gaspol di APBD Bogor 2026
-
Kasus Alvaro Belum Usai: Polisi Buru Kemungkinan Pelaku Lain dan Menanti Hasil DNA Rahang
-
BRI Raih Dua Penghargaan Global Atas Komitmen Keberlanjutan dan Pemberdayaan Masyarakat