SuaraBogor.id - Tersedak menjadi gangguan kesehatan yang lazim terjadi saat ada makanan atau benda lain tersangkut di tenggorokan atau saluran napas bagian atas.
Meski seringkali terjadi, tersedak bisa berakibat fatal hingga menyebabkan meninggal dunia. Itu juga yang diduga dialami oleh aktor Marco Panari.
Adik artis Angela Gilsha itu meninggal dunia secara tiba-tiba diduga akibat tersedak pada Sabtu (30/1) malam.
Pihak manajemen memastikan bahwa aktor 23 tahun tersebut tidak memiliki riwayat penyakit apa pun. Ketika di bawa ke rumah sakit, Marco sudah tidak bernapas dan didiagnosa mengalami tersedak.
Kemungkinan tersedak bisa berakibat kematian jika saluran napas tertutup secara penuh dan terlambat mendapat pertolongan pertama.
Pada orang dewasa, tersedak paling sering terjadi saat makanan tidak dikunyah dengan benar. Berbicara atau tertawa saat makan dapat menyebabkan makanan masuk ke pipa yang salah.
Mekanisme menelan normal dapat diperlambat jika seseorang sering minum alkohol atau mengonsumsi obat-obatan. Atau jika orang tersebut memiliki penyakit tertentu seperti penyakit Parkinson.
Pada orang dewasa yang lebih tua, faktor risiko tersedak seperti usia lanjut, perawatan gigi yang tidak pas, dan konsumsi alkohol.
Sementara pada anak-anak, tersedak sering kali disebabkan karena mengunyah makanan secara tidak sempurna, mencoba makanan dalam jumlah besar, terlalu banyak mengunyah makanan sekaligus, atau makan permen keras.
Baca Juga: Marco Panari Disebut Meninggal Dunia Gara-Gara Tersedak
Anak-anak, terutama balita, rentan memasukkan benda-benda kecil ke dalam mulut mereka, yang mungkin tersangkut di tenggorokannya. Benda seperti peniti, kelereng, atau koin, misalnya, dapat menyebabkan bahaya tersedak.
Dikutip dari Emedicine Health, gejala tersedak pada orang dewasa bisa berupa batuk dan sinyal tangan mengarah pada tenggorokan dan gerakan panik. Selain itu juga ketidakmampuan tiba-tiba untuk berbicara.
Dalam beberapa waktu, kulit bisa berubah membiru, dapat dilihat paling awal di sekitar wajah, bibir, dan sekitar kuku.
Sedangkan jika bayi tersedak, lebih banyak perhatian harus diberikan pada perilaku bayi. Mereka tidak bisa diajari tentang tanda tersedak universal seperti berikan sinyal tangan. Sehingga gejala yang umum terjadi, bayi akan sulit bernafas, tangisan lemah, hingga batuk lemah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Tati Purwanti Buktikan Mantan PMI Bisa Sukses, Bubur Cirebon Kini Hadir di Taipei
-
Kecelakaan Tunggal Cileungsi-Jonggol, Penumpang Bak Pikap Tewas Usai Tabrak Tiang Listrik
-
Sentul City Serahkan 423 Sertifikat Tanah PSU ke Pemkab Bogor
-
Dipicu Angin Kencang, Titik Api Baru Kembali Membakar TPA Galuga Bogor
-
Personel Masih Minim, BPBD Kota Bogor Kewalahan Hadapi Bencana Serentak