SuaraBogor.id - Polisi telah meringkus seorang pria paruh baya berinisial KL (54) karena telah memperkosa gadis belia di Lubuk Baja, Batam, Kepulauan Riau. Parahnya, korban yang diperkosa KL adalah anak dari pacar kumpul kebonya.
Dikutip dari Batamnews.co.id--media jaringan Suara.com, kasus rudapaksa ini terungkap dari kecurigaan ibu korban. Akibar perbuatan cabulnya itu, korban kini mengalami depresi karena harus mengandung bayi di perutnya.
Namun, kasus ini terkuak saat ibu korban melihat perubahan tubu dari anaknya terutama di bagian perut. Kecurigaan lain, korban juga tak pernah lagi membeli pembalut wanita.
Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja, Iptu Haris Baltasar Nasution menyebut, dari hal itu akhirnya sang orang tua korban mendesak anaknya untuk berkata jujur.
"Biasanya anaknya kerap dibelikan pembalut wanita, tiap periode. Namun tidak ada akhir-akhir ini. Perut sang anak membesar," ucap Iptu Haris.
Ibu korban menginterogasi habis-habisan anaknya itu. Akhirnya terungkap perbuatan bejat KL. Ia akhirnya melapor ke polisi.
Polisi akhirnya meringkus KL. Pria itu awalnya tak mengaku dan banyak beralibi. Namun alasannya sia-sia karena penyidik punya bukti kuat dan keterangan korban.
Polisi masih menggali keterangan saksi dan korban terkait kronologi kasus ini.
Baca Juga: Bikin Malu! PAN Pecat Kader yang Perkosa Anaknya saat Istri Sakit Corona
Berita Terkait
-
KUHP Baru Mulai Berlaku, Nikah Siri dan 'Kumpul Kebo' Kini Diancam Penjara 6 Tahun
-
Awas! Nikah Siri dan Poligami Bakal Dipenjara, Ini Aturan Lengkap KUHP Baru
-
KUHP Baru Resmi Berlaku, Ini 5 Fakta Penting Pasal Kumpul Kebo yang Wajib Diketahui
-
Bedanya Pasal Perzinahan yang Menyeret Inara Rusli vs Pasal Kumpul Kebo
-
Dikira Penggerebekan Kumpul Kebo, Warga Tak Sangka Ada Pembunuhan Anak di Dekat Rumahnya
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Buntut Temuan Sel Mewah, Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Resmi Dicopot
-
Setelah Belasan Tahun Berjuang, Kampung Adat Urug Bogor Akhirnya Mengantongi Sertifikat Komunal
-
Lapas Rasa Apartemen di Cibinong, Ahmad Sahroni: Jangan Hukum Keras di Depan, Lemah di Belakang
-
Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara
-
Bappisus Beri Tenggat Sepekan Usut Dugaan Kamar Apartemen di Lapas Cibinong