SuaraBogor.id - Ratusan warga Cianjur yang menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja di Oman terancam dipulangkan. Para pekerja migran yang tidak prosedural akan dipulangkan melalui kebijakan amnesti.
Berdasarkan data dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Cianjur, ada sekitar 381 warga Cianjur yang bekerja sebagai PMI yang akan dipulangkan pemerintah Oman.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Cianjur, Heri Suparjo menjelaskan dari total 381 orang, sebanyak 5 orang PMI asal Kabupaten Cianjur yang dipulangkan pemerintah Oman melalui KBRI Muscat. Mereka telah kembali ke rumahnya masing-masing.
"Sudah ada yang dipulangkan sebanyak lima orang dipulangkan Pemerintah Oman," kata Heri dikutip dari Ayobandung.com--jaringan Suara.com, Selasa (2/2/2021).
Namun, Heri mengaku kebingungan, lantaran belum mengetahui persis program amnesti yang diberlakukan pemerintah Oman. Artinya, proses pemulangan PMI tanpa denda tersebut hanya berlaku bagi yang tidak prosedural atau secara keseluruhan.
"Data yang ada pada kami sesuai yang yang teregistrasi di BP2MI (Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia), ada sekitar 381 orang bekerja di Oman, hanya saja belum tahu yang dipulangkan itu semuanya atau yang unprosedural saja," bingungnya.
Heri menjelaskan, data PMI asal Kabupaten Cianjur yang bekerja di Oman sebanyak 381 orang akan disinkronkan dengan data pada Sistem Komputerisasi Tenaga Kerja Luar Negeri (Siskot-KLN). Sehingga, nanti akan diketahui pasti jumlahnya.
"Kita akan ada pertemuan mengenai kebijakan amnesti ini, rencana besok (Selasa),” tandasnya.
Baca Juga: Gempar! Warga Cianjur Temukan Jasad Bayi di Selokan
Berita Terkait
-
Geng Motor Kerap Bikin Ulah, Polres Cianjur Siapkan Tindakan Tegas
-
Terkatung-katung di Malaysia, 18 WNI Nekat Pulang lewar Jalur Tikus
-
Seratusan Nakes di Cianjur Belum Divaksinasi Covid-19
-
Ngeri! Geng Motor Bacok Orang di Depan Alfamart Cianjur di Siang Bolong
-
Kabar Baik! Kesembuhan Covid-19 di Cianjur Meningkat, Kematian Turun
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Dihadiri Ustaz Maulana, Pengajian TP-PKK di Masjid Nurul Wathon Sedot Perhatian Warga Lintas Daerah
-
Mulai dari Kebun Raya Hingga Puncak, Ini Daftar Rute Bus Listrik Baru di Bogor
-
Akses Menuju Kantor Pemkot Bogor Baru Mulai Dibangun, Nilai Proyek Tembus Rp11,5 Miliar
-
Jaga Pasokan Energi Subsidi, Pengurus Hiswana Migas DPC Bogor Temui Ketua DPRD Kota Bogor