SuaraBogor.id - Jubir Satgas Covid-19 Kabupaten Tangerang Hendra Tarmizi tidak membantah atau membenarkan ada APD COVID-19 dibuang ke sawah Tenjo, Bogor berasal dari Kabupaten Tangerang. Sebab Kabupaten Tangerang berbatasan langsung dengan Tenjo, Bogor.
Namun Hendra Tarmizi pun menyatakan bisa saja APD COVID-19 itu dibuang dari Tangerang.
"Saya enggak tahu, soalnya bisa dari mana saja tuh. Bisa aja masker bisa masker biasa yang memang dibuang orang, biasa ke sampah tercecer di situ, bisa aja. (lalu) bisa aja dari kota Tangerang, atau bisa dari mana aja," ujar Hendra saat dihubungi SuaraJakarta.id, Rabu (3/2/2021).
Kendati demikian, Hendra menegaskan bahwa seluruh puskemas dan rumah sakit di Kabupaten Tangerang dilarang membuat limbah APD disembarang tempat. Sebab, mereka sudah memiliki tempatnya sendiri.
Baca Juga: Manajemen Sinetron Ikatan Cinta Melanggar Prokes Didenda Rp 20 Juta
"Ada pengawasan ada, Puskemas dan Rumah sakit udah wajib berkerja sama dengan PT pembuangan limbah. Jadi langsung dihancurkan," tegasnya.
Ia juga mengatakan jika puskesma dan rumah sakit melakukan pembuangan limbah APD sebanyak 2 kali dalam seminggu. Namun, untuk jumlahnya ia tidak bisa menjelaskan detailnya.
"Dalam seminggu bisa berapa kali, bisa satu atau dua kali dalam seminggu," sambungnya.
Meski begitu, Hendra tidak bisa menyimpulkan jika yang terjadi di Tenjo, Bogor, bukan berasal dari pihaknnya. Menurutnya, besar kemungkinan ada beberapa yang membuang limbah APD secara sembarangan.
"Kalau dari Kabupaten kita kan enggak tahu, takutnya ada nih dari orang masyarajat biasa yang buang masker. Tapi kalau puskemas dan rumah sakit bisa dikatakan enggak ada," kata Hendra.
Baca Juga: Ini Penyebab Manajemen Sinteron Ikatan Cinta Didenda Rp 20 Juta
Untuk diketahui, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor menduga limbah medis Alat Pelindung Diri (APD) yang berserakan di Tenjo Bogor diduga dari Tangerang.
Berita Terkait
-
Hari Ini, Contraflow Diberlakukan di Tol Jagorawi Arah Puncak
-
Wajib Coba! Bakso Seuseupan, Ikon Kuliner Lebaran Bogor Sejak 1984
-
Kronologi Kades Klapanunggal Minta Jatah Rp165 juta ke Perusahaan Berkedok THR
-
Escape to Bogor: 7 Tempat Wisata Sejuk untuk Refreshing Saat Libur Lebaran
-
Viral Perangkat Desa di Bogor Diduga Minta Jatah THR Ratusan Juta ke Perusahaan
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
Terkini
-
Kepadatan Puncak Bogor Tak Terbendung, One Way Arah Jakarta Diperkirakan Sampai Pukul 18.00 WIB
-
Kang Dedi Mulyadi Lapor! Ada Dugaan Pemotongan THR Sopir Angkot di Puncak Bogor
-
Puncak Macet Parah! One Way Diberlakukan Sampai Sore Nanti
-
Kemarin Puncak Lumpuh Total! Macet Parah dari Gadog Sampai Cibodas
-
Ajak Warga Berlibur di Bogor, Rudy Susmanto Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Wisatawan