- Polres Bogor menyiapkan rekayasa lalu lintas satu arah atau buka tutup di jalur Puncak antisipasi mudik Lebaran 2026.
- Pengaturan lalu lintas akan bersifat situasional di enam titik rawan kemacetan jika antrean kendaraan mencapai 1 hingga 1,5 kilometer.
- Sistem satu arah sepenggal diterapkan maksimal 30 menit, namun dapat menjadi satu arah penuh saat kepadatan puncak.
SuaraBogor.id - Guna mengantisipasi dan mengurai kepadatan lalu lintas di jalur menuju kawasan wisata Puncak, Jawa Barat, selama masa mudik Lebaran 2026, Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor (Polres) Bogor telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas kendaraan satu arah atau buka tutup sepenggal.
Skema ini akan diterapkan di enam titik rawan kemacetan di sepanjang jalur ikonik tersebut.
Kepala Bagian Operasi Satuan Lalu Lintas Polres Bogor, Iptu Ardian Novianto Azhari, menjelaskan bahwa penerapan pengaturan lalu lintas ini akan bersifat situasional.
"Skema pengaturan lalu lintas kendaraan tersebut akan diterapkan apabila panjang antrean kendaraan di titik tertentu mencapai satu hingga 1,5 kilometer," kata Ardian dilansir dari Antara, Sabtu (14/3/2026).
Menurut dia, model pengaturan lalu lintas kendaraan tersebut hanya akan diterapkan di titik-titik yang mengalami kepadatan di jalur Puncak.
Enam titik yang menjadi perhatian kepolisian karena rawan mengalami kepadatan lalu lintas kendaraan yakni Pasir Muncang, Simpang Megamendung, Pasar Cisarua, Simpang Lokawiratama, Jatiwangi, dan Gunung Mas.
Ardian menyampaikan, sistem satu arah sepenggal biasanya diterapkan selama maksimal 30 menit di jalur yang lalu lintas kendaraannya padat.
"Biasanya kami laksanakan 30 menit, kemudian dibuka kembali. Jadi tidak terlalu lama, hanya untuk mengurai antrean agar tidak terlalu panjang," ujarnya.
Apabila arus lalu lintas kendaraan meningkat signifikan, maka kepolisian bisa menerapkan sistem satu arah penuh dari Simpang Gadog sampai ke perbatasan Cianjur.
Baca Juga: Siaga Satu Arah! Polisi Pantau 6 Titik Rawan Macet Puncak Jelang Sore Hari
Berdasarkan data pelaksanaan Operasi Ketupat 2025, polisi jarang menerapkan sistem pengaturan lalu lintas satu arah penuh selama bulan Ramadhan.
Sistem ini biasanya diterapkan pada masa kepadatan lalu lintas kendaraan memuncak pada H-3 dan H-2 Lebaran.
Berita Terkait
-
Siaga Satu Arah! Polisi Pantau 6 Titik Rawan Macet Puncak Jelang Sore Hari
-
Saat Teman Lain Belajar, Mereka Masih di Jalan: Kisah Siswa Bogor yang Tempuh 2 Jam Perjalanan
-
Simak Jadwal One Way dan Ganjil Genap Puncak Bogor Hari Ini, Sabtu 14 Maret 2026
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Viral Dugaan Jual Beli Jalur Tambang Pongkor, PT Antam Investigasi Oknum Internal
-
Zonasi SMAN 1 Bogor Bakal Dihapus? Komisi IV DPRD Soroti Skema Sekolah 'Maung'
-
Dukung Asta Cita Presiden, Pemkab Bogor Percepat Operasional 189 Koperasi Merah Putih
-
5 Rekomendasi Tempat Ngopi Nuansa Alam di Bogor Terbaru 2026, Dijamin Anti Boring
-
Cibinong Makin Keren! Skywalk Simpang Bappenda Bakal Diresmikan di HJB Ke-544