SuaraBogor.id - Pembunuh Meliyanti sudah diketahui. Pembunuh Meiliyanti tinggal ditangkap polisi.
Meliyanti dibunuh dengan kejam oleh teman check in-nya di hotel. Jasad Meliyanti ditemukan di dalam lemari Hotel Royal Phoenix.
Setelah dibunuh, mayat Meliyanti dimasukan ke lemari dengan posisi duduk. Mayat dalam lemari Meliyanti penuh luka di sekujur tubuh, lebih tepat luka lebam.
Kapolsek Semarang Selatan, Kompol Untung Kistopo menjelaskan berdasarkan keterangan saksi, pria yang check in bersama korban telah meninggalkan hotel pada Kamis pagi, sekitar pukul 04.49 WIB.
Pria tersebut bahkan minta diantarkan oleh seorang pegawai hotel ke terminal bus di Sukun, Banyumanik. Pria itu mengaku akan pulang ke Wonosobo, karena kerabatnya meninggal dunia.
"Kami sudah kantongi identitas terduga pelaku. Saat ini kami masih memburunya," ujar Untung.
Pegawai hotel menemukan mayat Meliyanti saat hendak membersihkan kamar nomor 102. Selain itu, tubuhnya juga ditindih tas.
Mayat dalam lemari Meliyanti adalah seorang gadis Subang. Meliyanti adalah warga Dusun Pasir Tanjung, Sidajaya, Cipunagara, Kabupaten Subang, Jawa Barat (Jabar).
Jasad Meliyanti ditemukan di dalam sebuah lemari di Hotel Royal Phoenix, Jalan Sriwijaya, Kota Semarang, Kamis (11/2/2021) sekitar pukul 11.00 WIB.
Baca Juga: Sadis Meliyanti Dibunuh, Badan Babak Belur, Mayatnya Duduk di Lemari
Sebelum ditemukan meninggal dunia, Meliyanti diketahui check in atau memesan kamar hotel bersama seorang laki-laki, Rabu (10/2/2021).
Meliyanti tewas mengenaskan di dalam hotel setelah check in bersama pria.
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Sentul City Jadi Basis Penipuan Daring, 13 WNA Jepang Diusir dari Indonesia
-
Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4
-
Publik Tuntut Transparansi Terkait Karut Marut Pengadaan Sarana Pendidikan
-
Penduduk Terbanyak se-Indonesia, Kabupaten Bogor Bakal Punya 1.000 Satuan Pelayanan Gizi
-
Viral Menu Buruk Makan Gratis, Kepala Badan Gizi: Itu Hanya Sebagian Kecil dari 25 Ribu Titik