SuaraBogor.id - Meliyanti dibunuh dengan kejam oleh teman check in-nya di hotel. Setelah dibunuh, mayat Meliyanti dimasukan ke lemari dengan posisi duduk.
Mayat dalam lemari Meliyanti penuh luka di sekujur tubuh, lebih tepat luka lebam.
Pegawai hotel menemukan mayat Meliyanti saat hendak membersihkan kamar nomor 102. Selain itu, tubuhnya juga ditindih tas.
Jasad Meliyanti ditemukan di dalam lemari Hotel Royal Phoenix.
Mayat dalam lemari Meliyanti adalah seorang gadis Subang. Meliyanti adalah warga Dusun Pasir Tanjung, Sidajaya, Cipunagara, Kabupaten Subang, Jawa Barat (Jabar).
Jasad Meliyanti ditemukan di dalam sebuah lemari di Hotel Royal Phoenix, Jalan Sriwijaya, Kota Semarang, Kamis (11/2/2021) sekitar pukul 11.00 WIB.
Sebelum ditemukan meninggal dunia, Meliyanti diketahui check in atau memesan kamar hotel bersama seorang laki-laki, Rabu (10/2/2021).
Meliyanti tewas mengenaskan di dalam hotel setelah check in bersama pria.
Kapolsek Semarang Selatan, Kompol Untung Kistopo menjelaskan berdasarkan keterangan saksi, pria yang check in bersama korban telah meninggalkan hotel pada Kamis pagi, sekitar pukul 04.49 WIB.
Baca Juga: Dibunuh Teman Check In, Jasad Meliyanti Penuh Luka Lebam di Dalam Lemari
Pria tersebut bahkan minta diantarkan oleh seorang pegawai hotel ke terminal bus di Sukun, Banyumanik. Pria itu mengaku akan pulang ke Wonosobo, karena kerabatnya meninggal dunia.
"Kami sudah kantongi identitas terduga pelaku. Saat ini kami masih memburunya," ujar Untung.
Terpopuler
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
- Ayahnya Dicopot dari Menkeu, Anak Purbaya Singgung Bawahan Korup: Pensiun Aja dari Politik
Pilihan
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
Terkini
-
DPRD Kota Bogor Dorong Optimalisasi PAD dalam Perubahan APBD 2026
-
IPB University dan BRIN Luncurkan Innobridge, Perkuat Kolaborasi Riset dan Inovasi
-
KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN
-
Sebelum Terjaring OTT, Pihak Kementerian ATR/BPN Diduga Terima Rp300 Juta dari Summarecon Agung
-
KPK Tak Bidik Latar Belakang Politik Fahd El Fouz di Kasus Korupsi ATR/BPN