SuaraBogor.id - Rombongan konvoi motor gede (Moge) lolos ganjil genap Kota Bogor ditangkap, dari 12 moge yang lolos ganjil genap cuma tiga yang langgar ganjil genap Kota Bogor.
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, mengatakan bahwa rombongan konvoi moge lolos ganjil genap Bogor diberi sanksi maksimal.
"Kami apresiasi kepada pihak kepolisian, banyak warga yang merasa tidak adil. Ada yang denda diputar balik, tapi ini dibiarkan, saya apresiasi," katanya kepada wartawan di Balai Kota Bogor, Sabtu (13/2/2021).
Menurutnya, dari 12 moge yang lolos ganjil genap itu cuma tiga moge yang melanggar, ke tiganya akan diberikan sanksi maksimal.
"Dikenakan denda maksimal sesuai aturan, tadi sudah diselesaikan juga. Ini pesan juga untuk semua masyarakat, bahwa kami tidak pandang bulu, siapapun itu kita akan tindak," tegasnya.
Bima Arya meminta, kepada personil yang berjaga di lapangan agar jangan ragu ketika ada pelanggar yang sekiranya melanggar.
"Saya minta agar petugas dilapangan jangan ragu, kita tindak yang melanggar. jangan berfikir rumit, tindak saja jika melanggar," jelasnya.
Ditempat yang sama, Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, bahwa kronologis kejadian rombongan moge ini berangkat dari Bintaro Tangerang sekitar pukul 06.00 WIB.
Kemudian, sekitar pukul 07.00 WIB mulai memasuki Kota Bogor, dengan tujuan ke arah Puncak Bogor. Kemudian mereka balik kembali sekitar pukul 12.00 WIB.
Baca Juga: Rombongan Konvoi Moge Lolos Ganjil Genap Bogor Ditangkap
"Pada saat itu, penyekatan dimulai pada pukul 08.00 WIB, sampai 12.00 WIB, namun karena kemarin sholat Jumat, jadi banyak warga yang mencari masjid, khawatir ada penumpukan maka 11.00 WIB hingga 12.00 WIB itu semuanya melaksanakan sholat Jumat," jelasnya.
Sekedar informasi, ke tiga orang dari rombongan konvoi moge itu dikenakan sanksi maksimal administrasi Rp250 ribu.
Berita Terkait
-
KPK Ungkap 3 Moge Gatot Bea Cukai Dibeli Pakai Dana Operasional
-
Bukan Cuma 3 Moge, KPK Juga Sita Duit Rp 2,8 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
Disita, 3 Moge Mewah Milik Kepala Bea Cukai Kediri Kini Nangkring di Gedung KPK
-
Momen Purbaya Mau Tebus Harley Davidson Sitaan Kejagung, Cita-cita Punya Moge Tapi Dilarang Istri
-
Efek Rupiah Loyo, Harga Sparepart Moge Ducati Melonjak 20 Persen per 8 Juni 2026
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
Pilihan
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
-
MBG Makan Korban Lagi, Siswa SD Lampung Meninggal Tersedak Menu Kelengkeng
Terkini
-
BRI InFrame 2026 Ajak Masyarakat Abadikan Geliat Ekonomi Indonesia
-
Baru Bertindak Usai Viral di Medsos, DLH Kota Bogor Kandangkan Truk Sampah Penambal Triplek
-
Kasus Korupsi di Bogor Disorot Tajam
-
Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok
-
Sabu Rp25 Miliar dalam Karung Beras: Kakek 61 Tahun Ditangkap di Parung Bogor