SuaraBogor.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor mencatat, selama dua hari Kamis dan Jumat (18-19/2/2021) kemarin, telah menangani sembilan bencana.
Peristiwa bencana dalam dua hari terakhir di antaranya tanah longsor, tembok jebol, dan tanah bergerak, dan tidak ada korban jiwa.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Priyatna Samsah, ketika dihubungi di Kota Bogor, mengatakan sembilan peristiwa bencana itu terjadi di Kota Bogor pada Kamis dan Jumat (18-19/2/2021).
"Peristiwa bencana itu sudah ditangani oleh tim dari BPBD Kota Bogor dan tidak ada korban jiwa," kata Priyatna Samsah dilansir dari Antara.
Dalam catatan BPBD Kota Bogor, pada Jumat (19/2/2021), ada tujuh peristiwa bencana yang dilaporkan warga dan ditangani oleh tim dari BPBD Kota Bogor, meliputi empat peristiwa tanah longsor, satu peristiwa tanah bergerak, satu peristiwa tembok pembatas jebol, serta satu peristiwa atap rumah ambruk.
Pada Kamis (18/2/2021), ada dua peristiwa bencana di Kota Bogor yang dilaporkan warga dan ditangani petugas BPBD Kota Bogor, yakni tanah longsor dan pohon tumbang.
Empat peristiwa tanah longsor meliputi, tanah longsor di samping rumah seorang warga di RT 01/03, Kelurahan Lawanggintung, Bogor Selatan, Kota Bogor, Jumat (19/2/2021), pukul 07:00 WIB, diatasi dengan pemberian terpal.
Peristiwa tanah longsor di rumah seorang warga di RT 02 RW 08, Kelurahan Pasir Jaya, Bogor Barat, Kota Bogor, Jumat (19/2/2021) pukul 08:00 WIB. Akibat hujan deras, bagian depan rumah seorang warga yang berada di lereng, menjadi longsor dan materi longsor menimpa tiga rumah yang posisinya lebih di bawah. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.
Peristiwa tanah longsor di Kampung Jawa RT 02 RW 07, Kelurahan Situ Gede, Bogor Barat, Kota Bogor, Jumat (19/2/2021) pukul 10:00 WIB, terjadi pada lereng yang telah diturap tembok. Akibatnya material longsoran menimpa bagian belakang rumah seorang warga dan menutupi jalan.
Baca Juga: Buntut Kasus Keracunan Massal, Bupati Nganjuk Minta Tim Teliti Bantuan Luar
Peristiwa longsor di Kampung Cimanggu Kecil RT 03 / RW 12, Kelurahan Ciwarangin, Bogor Tengah, Kota Bogor, Jumat (19/2/2021), pukul 06:30 WIB. Akibat hujan deras, tebing setinggi delapan meter yang telah diturap tembok mengalami longsor, menimpa bagian belakang tiga rumah warga.
Menurut Priyatna, peristiwa tanah longsor, tanggul jebol, dan pergerakan tanah, penyebabnya adalah hujan deras yang mengguyur Kota Bogor membuat tanah menjadi lembek dan bergerak.
Bencana lainnya adalah, pohon tumbang di RT 03 RW 04, Kelurahan Tanah Sareal, Tanah Sareal, Kota Bogor, Kamis (18/2/2021), pukul 14:00 WIB, akibat angin kencang. Pohon setinggi delapan meter itu tumbang menimpa kabel listrik dan jatuh ke aliran sungai. (Antara)
Berita Terkait
-
BPBD DKI: Banjir Jakarta Pagi Ini Rendam 21 RT di Jaksel dan Jaktim, Ketinggian Air Hingga 80 Cm
-
Diterjang Banjir, 14 Desa di Sukoharjo Terendam dan Aktivitas Lumpuh
-
Tepis Isu Menyerah, Kaposwil Safrizal Jelaskan Lagi Progres Pembersihan Pasca-Banjir Aceh
-
Akses Terputus, Penyintas Banjir di Aceh Tamiang Desak Pembangunan Jembatan Darurat
-
Kaposwil Safrizal ZA: Pemulihan Aceh Pasca Bencana Alami Kemajuan dan Perkembangan Dinamis
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
Terkini
-
Tarik Tunai GoPay di ATM BRI dan CRM, Solusi Praktis Tanpa Kartu
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
IPB University Usut Tuntas Dugaan Pelecehan Seksual: Sanksi Berat Menanti Pelaku
-
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Kawal Kasus Pungli Kemenag: Harus Transparan
-
Setelah UI Kini IPB, Skandal 'Grup Chat' Mahasiswa Bongkar Dugaan Predator Seksual di Kampus