SuaraBogor.id - Seorang pasien positif COVID-19 di Sukamulya tolak isolasi. Hal itu menyebabkan sejumlah masyarakat yang tinggal di dekat warga yang positif COVID-19 itu menjadi resah.
Mereka khawatir dengan adanya pasien COVID-19 yang masih berkeliaran itu, membuat banyak warga yang juga terpapar COVID-19 nantinya.
Warga yang positif COVID-19 itu merupakan warga Kampung Kudang, RT 01/03, Desa Sukamulya, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya.
Warga tolak isolasi itu berinisial SY (55) dia menolak melakukan isolasi mandiri dan dirawat.
Padahal, berdasarkan hasil swab PCR di RS Singaparna Medika Citrautama (SMC), SY dinyatakan positif COVID-19.
"Jadi warga sudah resah, lagi kondisi serba takut ini tidak mau isolasi mandiri, dirawat juga tidak mau, " kata Usep (38) salah satu warga sekitar, Sabtu (20/2/2021).
Usep menambahkan, bukan hanya enggan mengisolasi diri atau dirawat, SY juga sering beraktivitas di kampung tanpa menggunakan masker. Kondisi itu pun membuat warga sekitar resah.
"Kami sudah menginformasikan kepada Gugus tugas Desa, tapi belum ada jawaban apapun," ujarnya.
Usep pun meminta kepada Gugus tugas Kabupaten Tasikmalaya untuk segera melakukan jemput paksa terjadap SY. Karena jika dibiarkan dan tidak dilakukan tindakan tegas, akan menularkan virus kepada warga lainnya.
Baca Juga: Rebutan Vaksin Covid-19 dengan 115 Negara, Jokowi Kontak Langsung Produsen
Tag
Berita Terkait
-
50 Ribu Warga Tasikmalaya Terdampak Kekeringan
-
Diduga Jadi Pengepul dan Setor Rp1,12 M, Guru SMA di Tasikmalaya Terseret Kasus Korupsi Unsoed
-
Sepekan Hilang, Polisi Temukan Titik Terang Keberadaan Cinta
-
Lawan Kekeringan, Petani Tasikmalaya Swadaya Bikin Kincir Air
-
Harga Tiket Masuk Goa Safarwadi Tasikmalaya yang Mitosnya Bisa Tembus Mekkah
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Tati Purwanti Buktikan Mantan PMI Bisa Sukses, Bubur Cirebon Kini Hadir di Taipei
-
Kecelakaan Tunggal Cileungsi-Jonggol, Penumpang Bak Pikap Tewas Usai Tabrak Tiang Listrik
-
Sentul City Serahkan 423 Sertifikat Tanah PSU ke Pemkab Bogor
-
Dipicu Angin Kencang, Titik Api Baru Kembali Membakar TPA Galuga Bogor
-
Personel Masih Minim, BPBD Kota Bogor Kewalahan Hadapi Bencana Serentak