SuaraBogor.id - Pegiat media sosial atau pengamat politik Denny Siregar mendukung langkah yang akan dilakukan pemerintah, terkait danai buzzer menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanjar Negara (APBN). Bahkan, menurutnya, langkah tersebut dinilai sudah tepat.
Dilansir dari video berjudul ‘Buzzer Itu Memang Berbahaya’ di saluran Youtube 2045 TV, pertama-tama Denny Siregar ditanya mengenai percaya atau tidak seandainya pemerintah menggunakan APBN untuk membayar sejumlah buzzer. Menariknya, dia secara tegas mengaku percaya.
“Oh saya percaya sekali (pemerintah bayar buzzer pakai APBN). Tapi itu bukan sesuatu yang buruk buat saya. Malah, pemerintah tandanya adaptif dengan teknologi,” ujar Denny Siregar, dikutip dari Hops.id - media jaringan - Suara.com, Rabu (23/2/2021).
Denny menambahkan, era digital mengubah keputusan pemerintah dalam memilih medium komunikasi. Jika dahulu pesan-pesan kenegaraan disampaikan melalui media massa dengan biaya besar, kini mereka bisa memanfaatkan jasa buzzer atau influencer untuk melakukan hal yang sama.
“Misalnya sektor pariwisata. Ketimbang pemerintah harus bayar Rp30 miliar ke stasiun televisi, mendingan pakai jasa Raffi Ahmad. Kasih aja Rp1 miliar, suruh jalan-jalan ke Bali, terus dipromosiin ke media sosialnya yang punya puluhan juta pengikut. Kan lebih efektif.” katanya.
Baca Juga: Disindir Tengku Zul soal AJ, Denny Siregar: Main Ayam dan Organ Tunggal Aja
“Jadi bukan sesuatu yang buruk kalau pemerintah menganggarkan dana untuk buzzer atau influencer. Soalnya, itu berarti pemerintah sudah mulai adaptif terhadap teknologi yang ada sekarang,” sambungnya.
Kenapa hanya pendukung pemerintah yang dituding buzzer?
Pada kesempatan yang sama, Denny Siregar bertanya-tanya, mengapa hanya pendukung Jokowi yang mendapat label sebagai buzzer. Padahal, kata dia, ‘pasukan pembela online’ tersebut juga bisa datang dari kubu seberang.
“Kenapa bukan pendukung yang lain? Misalnya pendukung Anies Baswedan kek, atau pendukung yang lain, kenapa enggak dibilang buzzer?” tanya dia, setengah keheranan.
Lebih jauh Denny Siregar tak menolak jika dia disebut sebagai pendukung Jokowi. Namun, bukan sosoknya secara personal yang dia bela, melainkan pemerintah secara keseluruhan.
“Orang-orang yang disebut sebagai pendukung Jokowi, termasuk saya, sebenarnya bukan mendukung sosoknya, tapi kita lebih mendukung simbol pemerintah yang ada saat ini.”
Baca Juga: Rocky Gerung Akan Bongkar Pimpinan Buzzer Serang SBY
“Kalau saya dianggap buzzer karena itu, saya sih oke-oke aja. Buzzer kan berasal dari kata buzz atau dengung. Jadi buzzer itu pendengung. Kita itu lebah. Nah, lebah itu enggak akan menganggu kalau sarangnya enggak diganggu,” kata dia.
Berita Terkait
-
IHSG Anjlok Parah, Ernest Prakasa Yakin Buzzer Kesulitan Bela Pemerintah
-
Denny Siregar Sindir Deddy Corbuzier yang Tuding Demo Rapat RUU TNI Ilegal: Makin Panjang Dagunya!
-
Keluarga Deddy Corbuzier Dicap Buzzer Usai Azka dan Nada Promosikan Pertamina
-
Anak Deddy Corbuzier Promosikan Pertamina, Ramai Dihujat Publik: Keluarga Buzzer
-
Denny Siregar Sindir Luhut Binsar Soal Temasek Kagumi Danantara: Kayak Baru Terpilih Minta Dipilih Lagi 5 Tahun Depan!
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
Terkini
-
Kepadatan Puncak Bogor Tak Terbendung, One Way Arah Jakarta Diperkirakan Sampai Pukul 18.00 WIB
-
Kang Dedi Mulyadi Lapor! Ada Dugaan Pemotongan THR Sopir Angkot di Puncak Bogor
-
Puncak Macet Parah! One Way Diberlakukan Sampai Sore Nanti
-
Kemarin Puncak Lumpuh Total! Macet Parah dari Gadog Sampai Cibodas
-
Ajak Warga Berlibur di Bogor, Rudy Susmanto Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Wisatawan