SuaraBogor.id - Mantan Kepala Desa Bunisari RM ditangkap karena korupsi dana desa ratusan juta. Desa Bunisari itu ada di Kecamatan Warungkondang Kabupaten Cianjur.
Bu Kades Bunisari ditangkap Satreskrim Polres Cianjur. Dia diduga melakukan tindak pidana korupsi Dana Desa sebesar Rp 332.334.800.
Bu Kades Bunisari ini licin bagaikan belut.
Polisi memerlukan waktu sebulan untuk menangkapnya. Itu pun di wilayah Kabupaten Sukabumi di rumah kontrakannya, Jumat (12/2/2021) lalu.
Kapolres Cianjur, AKBP Mochamad Rifai mengatakan, tersangka RM diduga menggelapkan Dana Desa tahun anggaran 2019 lalu.
“Tersangka ini mengelola keuangan Dana Desa Tahap III, tapi tidak ada dalam laporan pertanggungjawabannya,” kata Kapolres pada wartawan, Rabu (24/2/2021).
Pada intinya, tersangka ini menambahkan anggaran fiktif yang dialokasikan untuk proyek pembangunan infrastruktur. Tapi, kenyataannya tidak ada pembangunan.
“Meski sudah dinyatakan tersangka dan memiliki bukti dan saksi, kami masih melakukan pemeriksaan intensif,” katanya.
Akibat perbuatannya, tersangka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya tersangka dijerat dengan pasal 2 (1) dan pasal 3 Undang-undang Nomor 20/2001 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 31/1999 tentang tindak pidana korupsi.
Baca Juga: Pergerakan Tanah Meluas Warga Sukaresmi Cianjur Direlokasi
"Hukumannya lumayan berat, jika terbukti, tersangka bisa dihukum 20 tahun penjara," pungkasnya.
Berita Terkait
-
DPRD DIY Protes Dana Desa Dipangkas untuk Koperasi Merah Putih, Infrastruktur Desa Terancam
-
Dana Desa buat Kopdes Merah Putih Tembus Rp 34,57 T, Purbaya: Hitungan Saya Lebih Besar
-
Koperasi Merah Putih Akan Lemahkan Ketahanan Ekonomi Desa
-
Menkeu Purbaya Resmi Alihkan Dana Desa Rp34,5 T ke Koperasi Merah Putih
-
Residu Pilkades Bikin Bansos Melenceng, KemendesKemensos Satukan Data Desa
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
BGN Sentil Menu Ramadan, Instruksikan SPPG Transparan Harga: Jangan Kirim Bahan Tak Layak
-
Membangun Fondasi Masa Depan, BGN Fokus Intervensi Gizi di Dua Titik Kritis Anak
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bogor, Depok dan Cianjur Sabtu 28 Februari 2026
-
Viral! Sebulan Laporan Pelecehan di KRL Bogor Menggantung, Korban Akhirnya Speak Up di Medsos
-
Bogor Dikepung Cuaca Ekstrem, Menko AHY Dorong Infrastruktur Adaptif di Kota Hujan