SuaraBogor.id - Pergerakan tanah di Kampung Ciparigi, Desa Rawabelut, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat direlokasi Pemkab Cianjur.
Sebanyak 16 kepala keluarga direlokasi akibat semakin luasnya pergerakan tanah di lokasi tersebut.
Bupati Cianjur, Herman Suherman saat dihubungi, Rabu mengatakan pihaknya masih mencari lokasi yang aman dan layak untuk merelokasi 15 kepala keluarga yang terdiri dari 45 jiwa warga Kampung Cipari yang sejak dua pekan terakhir mengalami pergerakan tanah.
"Kami sudah kordinasikan dengan dinas terkait, aparat desa setempat dan warga yang akan direlokasi karena pergerakan tanah terus meluas, bahkan pergerakan tanah rutin terjadi setiap tahun di lokasi yang sama, sehingga jala satu-satunya relokasi," katanya dilansir dari Antara, Rabu (24/2/2021).
Baca Juga: Pengurus Ramai-ramai Desak AHY Bersihkan Partai Demokrat dari Pengkhianat
Pihaknya ungkap dia, masih mencari lahan yang layak untuk relokasi bagi puluhan jiwa di satu kampung tersebut, namun pihaknya belum dapat memastikan apakah relokasi dapat dilakukan serentak atau bertahap karena dana yang dibutuhkan cukp besar.
"Kita tunggu hasil survei tim di lapangan apakah bisa langsung serentak atau bertahap dan tergantung dari kesiapan warga yang akan direlokasi. Kami berharap dananya tersedia dan warga siap direlokasi seluruhnya karena setiap tahun di wilayah tersebut terjadi pergerakan tanah," katanya.
Sementara Kepala Desa Rawabelut, Sarip Hidayat, mengatakan di Kampung Cipari terdapat 105 kepala keluarga dengan jumlah jiwa lebih dari 400 orang, namun 16 kepala keluarga sangat terdampak yang akan diajukan untuk mendapatkan relokasi karena sebagian besar rumah mereka rusak berat.
"Saat ini sudah 16 kepala keluarga yang mengajukan untuk relokasi, harapan kami semua dapat terlaksana karena sebagian besar rumah mereka rusak berat akibat pergerakan tanah yang terus meluas dan semakin dalam. Kami bersama pemkab masih mencari lokasi yang dinilai aman untuk relokasi," katanya.
Pihaknya berharap dalam waktu dekat sudah ada tempat untuk relokasi karena sebagian besar kepala keluarga yang terdampak, hingga saat ini masih mengungsi di rumah sanak saudaranya dan beberapa tempat yang disediakan pihak desa bersama BPBD Cianjur. (Antara)
Baca Juga: Duit Warga Sukabumi Hilang Misterius, Semua Bingung
Berita Terkait
-
Warga Jabar yang Taat Pajak Jangan Iri karena Tak Dapat Pemutihan, Dedi Mulyadi Siapkan Surprise
-
H-2 Lebaran, Arus Mudik di Tol Cipali Ramai Lancar
-
Ragam Pesan-pesan Lucu dan Mengharukan Pemudik Motor di Kalimalang
-
Lisa Mariana Akui Perbuatannya dengan Ridwan Kamil Salah: Tapi Saya Gak Pernah Hubungi Duluan
-
Lisa Mariana Makin Berani, Akui Pernah Diancam Ridwan Kamil Demi Citra Baik: Bapak Mau Nyalon
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
-
Donald Trump Resmi Umumkan Tarif Baru, Ekonomi Indonesia Terancam Kena Dampak!
-
Antara Pangan Instan dan Kampanye Sehat, Ironi Spanduk di Pasar Tradisional
-
Link Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Duel Panas Derby Della Madonnina
-
FULL TIME! Yuran Fernandes Pahlawan, PSM Makassar Kalahkan CAHN FC
Terkini
-
Kemarin Puncak Lumpuh Total! Macet Parah dari Gadog Sampai Cibodas
-
Ajak Warga Berlibur di Bogor, Rudy Susmanto Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Wisatawan
-
Dilarang Berenang, Dua Wisatawan Bandung Tetap Nekat, Akhirnya Terseret Ombak Pantai Jayanti Cianjur
-
Sejarah Bogor dalam Lensa! Pameran Foto PFI Bogor Meriahkan Open House Bupati
-
Geram ke Kades Klapanuggal, Dedi Mulyadi: Kepala Desa Peminta THR Lebih Parah dari Preman