SuaraBogor.id - Setiap 3 Maret selalu diperingati sebagai Hari Pendengaran Sedunia atau World Hearing Day (WHD) 2021. Di Indonesia, tercatat 2,5 persen anak usia Sekolah Dasar (SD) menderita gangguan pendengaran tersebut.
Jika tidak ditangani dengan baik, masalah pendengaran berisiko menyebabkan ketulian sehingga anak sulit mendengar hingga dewasa dan membutuhkan alat bantu dengar.
Dikutip dari Hidden Hearing, ada beberapa makanan yang diklaim baik untuk merawat indera pendengaran. Apa saja? Berikut catatannya!
1. Makanan dengan tinggi kalium
Kalium bermanfaat untuk mengatur dan membentuk cairan di bagian dalam telinga, cairan inilah yang berfungsi membuat kotoran telinga keluar. Namun seiring bertambahnya usia cairan telinga ini menurun drastis yang bisa menganggu pendengaran. Kalium bisa ditemukan dalam kentang, aprikot, kacang-kacangan, bayam, kismis, tomat, pisang, jeruk, melon, susu rendah lemak, dan yogurt.
2. Tinggi asam folat
Asam folat akan merangsang pertumbuhan sel baru yang bisa meningkatkan sirkulasi tubuh. Kenapa asam folat baik untuk kesehatan telinga? Karena merangsang sel rambut dalam telinga yang bisa melindungi. Asam folat terkandung dalam hati, brokoli, ayam, aspragus, dan sereal untuk sarapan.
3. Kaya magnesium
Penelitian menunjukkan mengonsumsi makanan dengan magnesium yang juga mengandung vitamin A, C, dan E, bisa melindungi telinga jika terkena kebisingan tingkat tinggi, karena melindungi sel-sel rambut di bagian dalam telinga ketika terpapar suara kencang. Magnesium bisa ditemukan dalam brokoli, kentang, bayam, dan pisang.
Baca Juga: WHO Prediksi 2,5 Miliar Orang di Dunia Alami Gangguan Pendengaran pada 2050
4. Zinc atau seng
Seng dikenal sebagai nutrisi penting untuk menyembuhkan luka, dan merangsang pertumbuhan sel. Sehingga seng akan melindungi telinga dari infeksi. Seng banyak ditemukan dalam daging ayam, daging sapi, daging babi, kacang mete, kacang tanah, almond, kacang tanah, kacang polong, tiram hingga cokelat hitam.
5. Makanan dengan lemak omega 3 dan vitamin D
Sudah jadi pengetahuan umum jika lemak omega 3 bermanfaat sebagai anti inflamasi dan anti penuaan. Tapi penelitian juga menunjukkan jika zat ini bisa mengurangi risiko gangguan pendengaran karena faktor usia.
Ditambah omega 3 bermanfaat untuk otak, sehingga pengiriman sinyal dari otak ke telinga menjadi lebih efektif. Omega 3 terkandung dalam minyak biji rami, minyak ikan salmon, ikan sarden hingga minyak kedelai.
Berita Terkait
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
Pilihan
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
Terkini
-
Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV
-
KPK Sita Dokumen dan Bukti Elektronik dari Kantor Summarecon Agung di Kabupaten Bogor
-
Bawaslu Kabupaten Bogor Perkuat Pencegahan Politik Uang Lewat Desa Anti Politik Uang
-
Viral Aksi Tak Senonoh Dua Pria di Perbukitan Purasari, Polres Bogor Amankan Pelaku
-
DPRD Kota Bogor Apresiasi Relawan TPAS Galuga