SuaraBogor.id - Pria asal Kampung Nanggerang, Desa Nanggerang, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat tewas gantung diri di dalam sumur, Rabu (3/3/2021).
Anehnya, pria Sukabumi gantung diri ini mengeluarkan cairan sperma dalam klaminnya. Saat ini Polisi masih melakukan identifikasi.
Pria berinisial I (32 tahun) itu Gantung Diri dengan seutas tali yang diikatkan ke bambu dibibir sumur.
Kapolres Sukabumi AKBP M Lukman Syarif menyebutkan, kejadian tragis ini pertama kali diketahui oleh saksi bernama Papat Patonah, yang merupakan ibu dari I. Ketika itu, saksi melihat air dari keran yang keruh pada Rabu sekitar pukul 06.30 WIB.
Saksi kemudian memeriksa Sumur dan melihat tali tambang terikat pada bambu dibibir sumur. Saksi lantas melihat ke dalam Sumur dan menemukan tubuh menggantung. Ketika itu saksi meminta kakak I, Ika Wijaya. Tujuannya untuk memeriksa apakah tubuh di dalam Sumur itu adalah benar I.
Setelah saksi memastikan bahwa yang menggantung di dalam Sumur tersebut adalah I, kedua saksi histeris dan memanggil tetangga untuk membantu evakuasi terhadap korban.
Warga sekitar melaporkan kepada Babinmas dan dokter puskesmas setempat. "Kondisi korban sudah menjadi mayat dengan posisi lidah menjulur dan mengeluarkan cairan (sperma) dari alat kelamin korban," ujar M Lukman Syarif kepada wartawan, dikutip dari Sukabumiupdate.com -media jaringan- Suara.com.
Dalam kejadian ini, keluarga korban menolak aotupsi. "Pada akhirnya keluarga besar korban sepakat untuk menguburkan mayat tersebut," Kata Kapolres.
Sebelum kejadian ini, pada Senin (1/3/2021), I terus menerus mengeluh muka korban tertukar sama orang lain dan dari situlah korban tidak berada di rumah bahkan keluarga sempat mencari keberadaan korban, dikarenakan khawatir sebab keluarga korban mengakui bahwa I mengalami gangguan mental.
Baca Juga: Jakarta Ajak Pengusaha Bangun Sumur Resapan Pengendalian Banjir
Catatan Redaksi:
Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.
Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan 24 jam.
Berita Terkait
-
Sumur JUM-101 Berproduksi, PHM Tambah Pasokan Gas 3,3 MMscfd dan Minyak 250 BOPD
-
SMK Nusantara Pertahankan Gelar Juara, MAN 1 Sukabumi Raih Trofi Putri AXIS Nation Cup 2026
-
Pasokan Gas RI Bertambah Setelah Sumur Jangkrik North East-6 Beroperasi
-
Perbedaan Pompa Air Sumur Dangkal vs Jet Pump, Mana yang Lebih Awet untuk Jangka Panjang?
-
Sangat Butuh Air Bersih! Warga Bantargebang Tagih Kepastian Waktu Perbaikan Sumur Artesis
Terpopuler
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
- 11 HP Murah untuk Ojol, Baterai Awet dan Layar Terang agar Tetap Nyaman di Jalan
- Persija dan PSM Masuk Daftar 24 Klub Penunggak Gaji Pemain Versi Data Terbaru APPI
- 7 Sepatu Slip On Lokal yang Empuk dan Anti Pegal untuk Kerja Komuter, Mulai Rp100 Ribuan
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Pelajar Tewas Tertabrak Truk di Cileungsi-Jonggol, Sopir Kabur
-
Futsal Putra Kabupaten Bogor Tembus Final Porprov Jabar 2026, Tantang Tuan Rumah Kota Bekasi
-
KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Suap di Kantah Kabupaten Bogor I
-
Tampil Dominan, Soft Tenis Kabupaten Bogor Segel Gelar Juara Umum Porprov Jabar 2026
-
Ibu Rumah Tangga Terlibat Peredaran Narkoba di Bogor