SuaraBogor.id - Laga uji coba antara Timnas Indonesia U-23 vs Tira Persikabo terpaksa dibatalkan. Asisten pelatih Nova Arianto mengatakan, laga tersebut batal digelar karena tidak mendapatkan izin.
Laga uji coba tersebut rencananya digelar di Stadion Madya, Jakarta, Rabu (3/3/2021) pukul 20.00 WIB. Namun terpaksa batal karena tak mendapat izin dari pihak kepolisian.
Kabar ini juga turut dibenarkan oleh asisten pelatih Timnas Indonesia, Nova Arianto. Dengan adanya insiden ini, ia juga tidak bisa memastikan laga uji coba selanjutnya melawan Bali United, Jumat (5/3/2021) digelar atau tidak.
"Benar pertandingan uji coba ini dibatalkan. Untuk alasan lebih lanjut, tunggu perkembangan terkini dari PSSI," kata Nova dalam dikonfirmasinya.
"Untuk laga selanjutnya melawan Bali United, saya belum tahu," pungkas mantan pemain Persib Bandung tersebut.
Sementara itu, pembatalan laga tersebut juga disampaikan langsung oleh Kapolsek Metro Tanah Abang, Singgih Hermawan. Menurutnya, surat permohonan izin baru dikirimkan panitia kepada kepolisian.
"Kegiatan rencana sparing timnas sama Persikabo hari ini kami tidak izinkan karena belum ada izinnya. Sampai tadi setelah maghrib jam 6, setangah 7 belum ada izin keluar sehingga kami larang dilaksanakan," kata Singgih di Stadion Madya, Rabu (3/3/2021).
"Kami tanya ke panitia, intinya mereka sudah bersurat tapi memang baru hari ini sehingga sampai hari ini belum keluar izinnya. Terlalu mepet."
"Karena ada rencana kegiatan kami harus amankan terutama kami dari kecamatan tanah abang, Satgas Covid harus hadir," ia menjelaskan.
Baca Juga: Nova Arianto Angkat Bicara Soal Batalnya Laga Timnas Vs Tira Persikabo
Sebelumnya, pemain Timnas Indonesia U-23 dan Tira Persikabo sudah tiba di Stadion Madya. Namun, harus kembali ke hotel karena tak adanya izin.
"Sudah sampai stadion, di arahkan parkir. Parkir 30 menit, tiba-tiba disuruh kembali ke hotel. Kita tidak tahu karena apa pembatan ini," ujar Media Officer Tira Persikabo, Nandang Permana.
Berita Terkait
-
KPK Dalami Dugaan Uang Hasil Setoran Imigrasi Mengalir ke Calon Promotor S3 Silmy Karim
-
Seperti Negara Otoriter! Aturan Izin Publikasi Survei dalam RUU Statistik Dikritik Akademisi
-
Perintah Prabowo! Izin Konsesi 5 Perusahaan di Kalimantan Langsung Dicabut Kemenhut
-
Ada Alphard hingga Zenix, Kejagung Sita 11 Mobil Milik PT PSMI Terkait Korupsi Hutan
-
Amerika Serikat Tunda Aturan Baru Pembatasan Visa Pelajar dan Jurnalis Asing
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Ferdy Sambo Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Lapas Cibinong, Tensi Agak Tinggi
-
BRI Peduli Dorong Keterampilan dan Kemandirian Disabilitas Dengan Bekali 90 Peserta di Makassar
-
Kemenimipas Robohkan Bangunan Swadaya di Lapas Cibinong, Status Lahan Milik Pemkab Bogor
-
Temuan 'Apartemen' Lapas Cibinong Bikin Meradang, DPR Minta Usut Dugaan CCTV Sengaja Dimatikan
-
Yanuar Arif Wibowo Kecewa soal CCTV Bangunan Mewah Lapas Cibinong: Kurang Ajar