SuaraBogor.id - Seorang suami berinisial SW (40) tikam istri gara-gara tak diberi uang saat meminta kepada istrinya untuk berangkat kerja.
Suami tikam istri itu terjadi di Jalan IV Barat, Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, Medan pada Selasa (9/3/2021) kemarin.
Sontak sang istri menjerit akibat tikaman yang dilayangkan oleh pelaku. Jeritan itu pun mengundang reaksi warga sekitar untuk datang ke rumahnya.
Sampai di rumah, warga melihat korban sudah tergeletak dengan berlumuran darah.
Istri berinisial S (3) mengalami luka di bagian wajah, kepala, dan tangan serta telinga.
“Dia (tersangka) minta uang sama istrinya. Tapi si istri gak mau ngasih. Dia (korban) juga sempat bilang sama suaminya untuk bekerja. Mungkin emosi dia langsung ditikamnya istrinya,” ujar salah seorang warga sekitar, Ucok dikutip dari Digtara.com -jaringan Suara.com, Rabu (10/3/2021).
Oleh warga, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Wulan Windi untuk mendapat pertolongan. Sedangkan sang suami, diketahui kabur usai menikam istrinya.
“Ada suara jeritan di rumah mereka. Pas kami sampai ke rumahnya, istrinya sudah tergeletak penuh darah,” ucapnya.
Menurut pengakuan anak tiri tersangka, Lala (18), ayahnya kerap berkata kasar kepada ibu kandungnya. Namun, penikaman ini baru pertama kali terjadi.
“Kasar dia orangnya bang. Kalau penikaman ini baru pertama kali dia berbuat seperti itu,” bebernya.
Bahkan, lanjut Lala, tersangka sering bepergian dengan membawa senjata tajam, namun ia tidak mengetahui apa maksud dan tujuannya.
“Dia juga sering bawa senjata tajam gitu bang kalau bepergian. Gaktau tujuannya untuk apa,” tandasnya.
Terkait hal itu, Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan, Iptu Andi Rahmadsyah mengatakan saat ini pihaknya sudah menerima laporan tersebut dan sedang melakukan pengejaran kepada tersangka.
“Laporannya sudah kami terima, saat ini kami sedang melakukan pengejaran kepada tersangka,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Iblis dalam Darah: saat Teror Mistis Menyusup ke Nadi, Malam Ini di ANTV
-
Perum Bulog Rayakan HUT ke-59 dengan Kegiatan Sosial dan Pelayanan Masyarakat
-
Bukan Sekadar Film Laga, Mengapa 'Ikatan Darah' Justru Bikin Merinding?
-
BRI Insurance Targetkan 1.000 Kantong Darah dalam Aksi Donor Nasional
-
5 Film Baru Sambut Akhir Pekan, Ada Salmokji dan Devil Wears Prada 2
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
4 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaik untuk Bapak-Bapak di Mei 2026
-
Dedi Mulyadi Ingin Kembalikan Kawasan Batutulis Bogor Jadi Area Hijau dan Sejarah
-
Ingatkan Bupati dan DPRD, KPK Turun Tangan Benahi Perencanaan Anggaran di Kabupaten Bogor
-
KPK Plototi Dana Pokir DPRD Kabupaten Bogor, Sekda: Jangan Sampai Bermasalah Hukum
-
Ada Hak Khusus? Forum Mahasiswa Indonesia Cium Kejanggalan Tuntutan Kasus Julia Tobing