SuaraBogor.id - Seorang kepala akunting di PT Aurora World Cianjur diringkus polisi. Pelaku berinisial NH merupakan atasan telah menggelapkan uang pajak penghasilan karyawan.
Atasan perusahaan gelapkan uang pajak itu diringkus belum lama ini oleh anggota Satreskrim Polsek Sukaluyu, Resor Cianjur, Jawa Barat.
Pelaku yang berusia sekitar 50 tahun itu diduga menggelapkan uang sebesar Rp 2.764.541.460 (Dua miliar tujuh ratus enam puluh empat juta lima ratus empat puluh satu ribu empat ratus enam puluh rupiah).
Kapolsek Sukaluyu AKP Anaga Budiharso, mengatakan pelaku diduga menggelapkan uang pembayaran pajak penghasilan dan pajak karyawan dengan mengurangi jumlah pajak yang harus dibayarkan.
"Pelaku ini mengurangi jumlah uang pembayaran pajak yang seharusnya dibayarkan. Aksi pelaku diketahui setelah ada pengecekan dari perusahaan, tidak sesuai dengan yang diajukan terlapor," kata Anaga, kepada wartawan dikutip dari Sukabumiupdate.com -Jaringan Suara.com, Jumat (12/3/2021).
Berdasarkan hasil pemeriksaan dan keterangan para saksi serta pelaku, lanjut Anaga, aksi penggelapan uang pajak penghasilan karyawan dilakukan sejak tahun 2018. Akibatnya pihak perusahaan mengalami kerugian miliaran rupiah.
"Berdasarkan laporan, diduga pelaku sudah menggelapkan pajak sejak 2018 dan baru ditangkap polisi bulan Februari 2021," katanya.
Kepada pihak kepolisian, HN mengaku uang yang didapat dari hasil kejahatannya itu dihabiskan oleh diri sendiri.
"Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 374 Subsider 372 (jo) 64 ayat (1) KUHPidana dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara terkait penggelapan uang," tutur Anaga.
Baca Juga: Akuntan Gelapkan Pajak Penghasilan Karyawan hingga Miliaran Rupiah
Berita Terkait
-
Bupati Cianjur Wahyu Ferdian Bercita-cita Cepat Meninggal
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Apa yang Tidak Boleh Dilakukan saat Campak? Ini Cara Aman Menghadapinya
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Akses Baru Bogor Barat, Jalur Malasari - Cianten Jadi Pembuka Poros Lebak - Sukabumi
-
Syarat Ketat SPMB Bogor, Wajib KK Minimal 1 Tahun untuk Pendaftar Jalur Zonasi
-
Link dan Jadwal SPMB Online SD-SMP Kabupaten Bogor 2026
-
Mengapa Kasus Noven Mandek Bertahun-tahun?
-
Tabrak Jupiter dari Belakang, Pengendara Ninja Tewas di Jalan Raya Parung