SuaraBogor.id - Pihak Hotel Grand Mulya Bogor angkat suara, soal video syur perempuan rok merah di hotel Bogor yang viral di media sosial WhatsApp baru-baru ini.
Assistant Owner Hotel Grand Mulya, Ira Mesra mengatakan, atas kejadian video syur yang direkam di Hotel Grand Mulya Bogor, pihaknya mengaku dirugikan.
Tak hanya itu, pihak hotel Grand Mulya Bogor juga mengaku khawatir, adanya video syur yang menunjukkan nama hotel berdampak pada nama baik hotel sendiri.
“Dari kejadian ini kami sangat dirugikan, saya khawatir berdampak pada nama baik hotel kami. Dalam kondisi seperti ini kami serahkan ke Polri untuk ditelusuri secara dalam, dan dituntaskan karena itu bukan menjadi ranah kami untuk menyelidiki,” ujar Ira kepada awak media, dikutip dari Ayobandung.com -Jaringan Suara.com, Jumat (19/3/2021).
Baca Juga: Presiden Jokowi Tinjau Vaksinasi COVID-19 di Gor Pajajaran Bogor
Ira menjelaskan, kejadian dibuatnya video syur yang beredar di website porno itu, di luar kontrol dan pengawasan hotel.
Sebab, Ira mengklaim, prosedur yang dilaksanakan Hotel Grand Mulya sudah sesuai dengan aturan manajemen hotel. Termasuk aturan-aturan yang ada di dalam kaidah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI).
Selain itu, dirinya pun tidak memahami indikasi mengapa pelaku menunjukkan lokasi dan nama Hotel Grand Mulya. Sehingga, terkait hal tersebut, pihak hotel akan menjalankan proses hukum.
“Nanti saya akan dapat advice dari Polda, apa petunjuk dari mereka. Kami akan jalankan sesuai dengan aturan prosesur hukum yang berlaku,” ujar dia.
Di sisi lain, Ira mengatakan, Hotel Grand Mulya merupakan hotel berkonsep family resort. Dalam kondisi umum, pihaknya bahkan tidak mengizinkan adanya minuman keras, dan sejenisnya.
Baca Juga: Segini Uang yang Diterima Pemeran Video Syur di Bogor dari Pornhub
“Jadi sudah sesuai dengan porsi masing-masing, semoga kasus ini segera tuntas, sehingga bisnis kami bisa berjalan dengan baik lagi,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Hari Ini, Contraflow Diberlakukan di Tol Jagorawi Arah Puncak
-
Wajib Coba! Bakso Seuseupan, Ikon Kuliner Lebaran Bogor Sejak 1984
-
Kronologi Kades Klapanunggal Minta Jatah Rp165 juta ke Perusahaan Berkedok THR
-
Escape to Bogor: 7 Tempat Wisata Sejuk untuk Refreshing Saat Libur Lebaran
-
Viral Perangkat Desa di Bogor Diduga Minta Jatah THR Ratusan Juta ke Perusahaan
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
Terkini
-
Kepadatan Puncak Bogor Tak Terbendung, One Way Arah Jakarta Diperkirakan Sampai Pukul 18.00 WIB
-
Kang Dedi Mulyadi Lapor! Ada Dugaan Pemotongan THR Sopir Angkot di Puncak Bogor
-
Puncak Macet Parah! One Way Diberlakukan Sampai Sore Nanti
-
Kemarin Puncak Lumpuh Total! Macet Parah dari Gadog Sampai Cibodas
-
Ajak Warga Berlibur di Bogor, Rudy Susmanto Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Wisatawan