SuaraBogor.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap, dengan pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan di Kota Bogor, Jawa Barat ini, tentu bisa menekan laju penularan COVID-19.
Hal itu diungkapkan Jokowi saat meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Gedung Puri Begawan, Kota Bogor, Jumat (19/3/2021).
Pada peninjauan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Kota Bogor, Presiden Jokowi turut didampingi Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan Wali Kota Bogor, Bima Arya.
Saat tiba di Puri Begawan, Jokowi langsung melihat proses vaksinasi yang dimulai dari meja registrasi, proses skrining, penyuntikkan vaksin, hingga masa observasi. Peserta vaksinasi hari ini adalah pelayan publik, jamaah haji, hingga tokoh agama dan tokoh masyarakat.
"Hari ini, di tempat ini, kurang lebih akan divaksin 500 pelayan publik, kemudian jamaah haji, kemudian tokoh agama dan masyarakat semuanya. Yang kita harapkan ini juga akan mempercepat proses vaksinasi secara nasional," kata Jokowi dikutip dari Ayojakarta.com -jaringan Suara.com.
Jokowi melihat, proses vaksinasi berjalan dengan lancar di Kota Bogor. Jokowi bercerita, kunjungannya ke beberapa daerah di Indonesia pun, proses vaksinasi ini juga sudah berjalan sesuai dengan rencana. Termasuk di Kota Bogor.
"Dan hari ini di Kota Bogor juga dilakukan vaksinasi massal secara besar besaran. Baik disini maupun di tempat yang lain," katanya.
Usai meninjau proses vaksinasi di Puri Begawan sekitar 15 menit, Presiden dan rombongan langsung bertolak ke kawasan GOR Pajajaran untuk kembali meninjau proses vaksinasi secara drive thru.
"Peserta hari ini ada 500 sampai siang. Ada lansia, calon jemaah haji dan tokoh agama. Hari ini temanya masih lansia yang sudah dimulai 17 Maret kemarin," tambah Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Sri Nowo Retno di Puri Begawan.
Retno juga mengatakan, Presiden Joko Widodo pun memberikan saran dan masukan terhadap proses vaksinasi di Kota Bogor. Terutama, Presiden mengharapkan adanya percepatan pencapaian vaksinasi.
Baca Juga: Menkes Susun Prokes Baru Transportasi dan Konser Pakai Sertifikat Vaksin
"Ditargetkan juga dengan Pak Menkes bulan Juni ini harus sudah selesai semua," tutupnya.
Tag
Berita Terkait
-
Bantah Terima Uang Miliaran, Rismon Sianipar Ungkap Alasan Pilih Damai di Kasus Ijazah Jokowi
-
Rismon Bantah Terima Uang Damai Kasus Ijazah Jokowi, Sebut Tuduhan Tak Masuk Akal
-
Polemik Ijazah Jokowi Kembali Ramai usai Nama JK Disebut, Pengamat Soroti Perang Narasi
-
JK Diserang Usai Senggol Ijazah Jokowi, Jubir Bongkar Motif Upaya Pembungkaman
-
Pandemi Senyap 2026: Mengapa Anak Indonesia Kembali Diserang Campak?
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4
-
Publik Tuntut Transparansi Terkait Karut Marut Pengadaan Sarana Pendidikan
-
Penduduk Terbanyak se-Indonesia, Kabupaten Bogor Bakal Punya 1.000 Satuan Pelayanan Gizi
-
Viral Menu Buruk Makan Gratis, Kepala Badan Gizi: Itu Hanya Sebagian Kecil dari 25 Ribu Titik
-
Cari Sepeda Bekas Murah Tapi Kualitas Sultan? Ini 5 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan yang Bagus