SuaraBogor.id - Ustaz Yahya Waloni kembali menjadi perbincangan. kekinian, pendakwah itu mengatakan bahwa Nabi Muhammad SAW tidak mengajarkan salat.
Ungkapan Yahya Waloni itu terlihat pada video ceramah terbarunya yang tayang di kanal Youtube Termometer Islam.
Ungkapan Ustaz Yahya Waloni mengenai Nabi Muhammad SAW tidak mengajarkan salat terlihat pada video berjudul 'Islam dan Kristen Sama? Jangan Mimpi Fir'.
Dilansir dari Terkini.id -jaringan Suara.com, walnya Ustaz Yahya Waloni mengungkapkan bahwa tidak ada satupun nabi yang sukses selain Nabi Muhammad SAW.
"Dari rentetan sejarah nabi yang diutus oleh Allah, tidak ada satupun nabi yang sukses. 124 ribu nabi yang diutus Allah tidak ada yang sukses kecuali Nabi Muhammad SAW," ujar Yahya Waloni.
Menurutnya, semua nabi yang diutus Allah gagal kecuali Nabi Muhammad. Ia pun mengungkapkan nabi yang terakhir gagal adalah Nabi Isa AS.
"Tidak ada satupun nabi yang sukses, semuanya gagal. Kalau ada sejarah yang membuktikan ada nabi yang berhasil, nabi siapa? Nabi yang terakhir gagal, Isa AS," ungkapnya.
Selanjutnya, Ustaz Yahya Waloni juga menegaskan bahwa Nabi Muhammad bukanlah nabi pembawa agama Islam. Sebab menurutnya, Rasulullah SAW hanya menyempurnakan Islam.
"Nabi Muhammad ini tidak membawa Islam. Beliau menyempurnakan Islam," tutur Yahya Waloni.
Baca Juga: Patut Dicontoh! Ini 6 Sikap Pria dalam Meraih Kesuksesan Berkarier
Selain itu, Yahya juga mengungkapkan bahwa Nabi Muhammad tidak mengajarkan salat.
Hal itu, kata Ustaz Yahya Waloni, dibuktikan berdasarkan ayat dalam Alquran dan bukan berdasar kitab umat Kristen, Bibel.
"Nabi Muhammad tidak mengajarkan salat. Saya buktikan berdasar Alquran, buka dari kitab Bibel Kristen," ucap Yahya Waloni.
Yahya Waloni pun menjelaskan bahwa sebelum Nabi Muhammad SAW datang, Allah sudah memerintahkan kepada Nabi Isa AS untuk mendirikan salat.
"Sebelum datang Rasulullah SAW, Nabi Isa AS sudah diperintahkan oleh Allah untuk mendirikan salat," ujarnya.
Berita Terkait
-
Ketika Demokrasi Dipimpin Satu Komando: Nasib Politik Islam Tahun 1959-1965
-
Film Sebagai Kritik Sosial: Membaca Patriarki di Perempuan Berkalung Sorban
-
Melihat Penyulaman Kiswah Kabah di Kota Makkah
-
Jangan Asal Beli! 6 Tips Memilih Hewan Kurban yang Sesuai Syariat
-
Pastor Bethlehem Bongkar Ancaman Israel: Umat Kristen Palestina Akan Dibinasakan pada 2050
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
Terkini
-
Viral Pelayanan Jutek di Puskesmas Cisarua, Ini Respons Pimpinan
-
4 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaik untuk Bapak-Bapak di Mei 2026
-
Dedi Mulyadi Ingin Kembalikan Kawasan Batutulis Bogor Jadi Area Hijau dan Sejarah
-
Ingatkan Bupati dan DPRD, KPK Turun Tangan Benahi Perencanaan Anggaran di Kabupaten Bogor
-
KPK Plototi Dana Pokir DPRD Kabupaten Bogor, Sekda: Jangan Sampai Bermasalah Hukum