Scroll untuk membaca artikel
Andi Ahmad S
Selasa, 23 Maret 2021 | 22:19 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya (ANTARA/Foto: Riza Harahap)

"Kami sudah menargetkan semua di 25 puskesmas setiap hari untuk memberikan pelayanan maksimal per harinya. Rumah sakit juga ada 15 rumah sakit pelayanan setiap hari, 100 orang minimal target per hari per rumah sakit," paparnya.
Lalu juga proses di titik - titik vaksinasi massal yang terus berlanjut. Seperti di Puri Begawan, hingga April nanti, Dinkes sudah menjadwalkan sekitar 1.500 orang penyuntikan dalam sehari.

Begitu pula dengan vaksinasi di mal - mal Kota Bogor dan drive thru. Dengan skema percepatan itu, pada sasaran pelayan publik bisa tercapai pada April atau Juni mendatang.

Terlebih, sumber daya manusia (SDM) yang dikerahkan adalah semua tenaga kesehatan di Kota Bogor. Baik dari puskesmas, rumah sakit, klinik, hingga organisasi kesehatan.

"Yang menjadi kendala adalah ketersediaan vaksin. Kami baru menerima 75.000 dosis untuk dua kali penyuntikan, jadi belum semua target di sasaran tahap dua teralokasikan. Dan ini terus kami mencoba pengajuan usulan ketersediaan vaksin," kata Retno.

Baca Juga: Oppo dan Dynaudio Lahirkan Enco X

Load More