SuaraBogor.id - Bayi overdosis narkoba terjadi secara mengejutkan. Akibatnya orangtua bayi overdosis narkoba itu ditangkap.
Bayi overdosis narkoba itu baru berusia 1 tahun. Bayi overdosis narkoba itu sudah terjadi kedua kalinya di sebuah hotel di Washington Street.
Polisi Columbia menangkap ayah korban, Donald Ray Little Jr. yang berumur 39 tahun dan istrinya Mary Ashley Willis yang berumur 27 tahun dari Berkeley County.
Polisi mengatakan pasangan itu sedang tidur pada Rabu pagi ketika anaknya menelan obat-obatan tersebut, lapor WOLO.
Mereka membawa anak yang dalam kondisi tidak responsif tersebut ke kantor polisi terdekat.
Kru darurat membawa bayi itu ke rumah sakit daerah dan dokter menemukan fentanil dalam tubuhnya. Bayi yang akan berulang tahun pertama pada hari Jumat, juga pernah overdosis narkoba sebelumnya di Charleston, kata polisi.
Orangtua ini sekarang ditempatkan di tahanan negara bagian.
Selain tuduhan penelantaran anak, Little juga dituduh memiliki zat yang berbahaya dan punya amunisi ilegal.
Sebelumnya, seorang wanita di Phoenix, Amerika Serikat kaget melihat ribuan pil fentanyl di dalam badan boneka yang ia beli di toko barang bekas.
Baca Juga: Kena Jebakan, Pengedar Narkoba di HSU Tak Berkutik Ditangkap
Menyadur Ktar Sabtu (27/02), ia awalnya membeli boneka glow worm untuk anaknya di toko barang bekas El Mirage. Namun ketika membersihkannya, ia menemukan ribuan narkoba di sana.
"Ada lebih dari 5.000 pil di dalam tas itu," kata Mercedes Fortune dari Departemen Kepolisian Phoenix. "Itu sangat berbahaya, jumlah fentanyl yang sangat sedikit bisa mengakhiri hidup seseorang."
Sebelumnya pria asal Dallas menemukan bonus tak terduga saat beli mobil bekas di sebuah pelelangan yang terdapat di Rio Grande Valley, Texas.
Menyadur The Drive pada Senin (07/09/2020), pria ini tak sengaja membawa pulang sebuah mobil dan 17 paket kokain seberat 34 kg.
Berita Terkait
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan
-
Piala Dunia 2026 Tak Aman? Pakar Keamanan Ungkap Ancaman Nyata di AS dan Meksiko
-
Nasib Ammar Zoni setelah Vonis: Masihkah Harus Mendekam di Penjara High Risk Nusakambangan?
-
Rincian Aset Bandar Koko Erwin Senilai Rp15,3 M Disita Polisi: Gudang, Toko dan Deretan Mobil Hiace
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
5 Poin Panas Polemik PSEL Bogor: Mulai dari Ancaman Kesehatan Hingga Tawaran Studi Banding ke China
-
4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan
-
Kompak Desak Transparansi, Warga dan DPRD Hadang PSEL? Pemkot Bogor Tawarkan China sebagai Solusi
-
Redam Penolakan Warga, Pemkot Bogor Ajak Warga Kayumanis Studi Banding ke China Soal PSEL
-
Lepas Jamaah Haji, Ketua DPRD Kota Bogor Titip Doa untuk Kesejahteraan Warga