SuaraBogor.id - Parkir liar di samping Mapolrestro Depok digusur. Kawasan parkir liar itu sudah ada sejak puluhan tahun.
Penertiban parkir liar itu dibantu Propam Polrestro Depok dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, Rabu (31/3/2021).
Saat penertiban parkir liar yang sudah beroperasi puluhan tahun ini, beberapa kendaraan motor dan mobil digembok dan dikenai surat tilang.
Saat ini, lokasi parkir liar tersebut sudah kosong dan tak ada lagi kendaraan motor dan mobil yag parkir. Lalulintas jadi lancar di lokasi tersebut.
Kepala Bidang Bimbingan Keselamatan dan Ketertiban (Kabid Binkestib) Dishub Kota Depok, Agus Timin mengatakan, dalam operasi penertiban parkiran liar tersebut, pihaknya menerjunkan 20 personil.
"Kami juga membawa alat gembok untuk menertibkan parkir liar tersebut," ujar Agus.
Ia menambahkan, pihaknya bersama anggota gabungan Satlanta Polrestro Depok dan Propam Polrestro Depok menyisir parkiran liar pinggiran Jalan Margonda, persisnya di depan Bank BJB, BRI dan BTPN serta di bawah JPO dan halte Kantor Wali Kota Depok.
"Parkir liar ini sdah sangat menggangu ketertiban umum. Selanjutnya kami akan berikan tindakan tegas dan menjaga lokasi tersebut," terang Agus.
Menurut Agus, sepanjang Jalan Margonda dilarang ada parkir liar dan parkir disebarangan tempat.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca BMKG 31 Maret : Bogor-Depok Hujan
"Sanksi terhadap kendaraan yang melanggar, mulai dari penderekan, pengembokan, dan pengempesan ban. Bagi mobil kita gembok dan akan berkoordinasi dengan Saantas Polrestro Metro Depok untuk ditindak tilang," pungkasnya.
Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono mengaku senang sudah tidak ada lagi parkir liar di lokasi tersebut dan mengimbau masyarakat untuk tidak parkir sembarangan di Jalan Margonda karena berdasarkan peraturan dilarang.
"Alhamdulillah. Mudah-mudahan terus bisa tertib. Saya juga mengimbau masyarakat untuk parkir di gedung parkir yang telah disediakan di Balai Kota Depok dan tempat-tempat parkir resmi," pungkas Imam.
Berita Terkait
-
Ketangkap Usai Bobol Minimarket: Pria di Depok Ngaku Habiskan 70 Bungkus Roko Sendiri
-
Penyelundupan Baby Lobster Rp5,8 Miliar Terungkap, Dua Kurir Mengaku Sudah 10 Kali Beraksi
-
Ironi Pajak di Indonesia: Pengusaha Diperas Aturan, Parkir Liar Malah Bebas Pungutan?
-
Trotoar Karet 'Disulap' Jadi Parkiran Liar, Dishub Turun Tangan Cabut Ratusan Pentil Motor
-
Jerat Jukir Liar Pakai Pasal Pemerasan: Solusi Tuntas atau Sekadar Tambal Sulam?
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang
-
20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor
-
Dini Hari Kelam di Cigudeg, Motor Trail Honda CRF Milik Warga Wargajaya Raib
-
Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor
-
Dugaan Keracunan MBG di Dramaga, Dua SMP Terapkan PJJ Selama Dua Hari