SuaraBogor.id - Sidang Habib Rizieq Shihab akhir-akhir ini menjadi perbincangan banyak pihak, salah satunya dari pegiat media sosial yakni Denny Siregar.
Denny Siregar menyinggung soal persidangan Habib Rizieq yang menurutnya diwarnai kontroversial, seperti aksi Habib Rizieq di pengadilan, aksi pendukung di luar pengadilan, hingga aksi pengacaranya.
Dilansir dari Terkini.id -jaringan Suara.com, Denny Siregar mengklaim bahwa ia pernah mendengar dari seorang aparat bahwa Habib Rizieq itu aslinya adalah orang yang cengeng dan penakut.
Untuk menutupi ketakutan itu, kata Denny, Rizieq membentuk sebuah laskar yang khusus menjaga keamanannya.
“Saya pernah dengar dari seorang aparat yang pernah menangkap Rizieq Shihab, kalau Rizieq itu aslinya cengeng dan penakut,” kata Denny, dikutip dari video yang diunggah Cokro TV pada Rabu, (31/3/2021).
“Dan untuk menutupi rasa takutnya, dia membangun benteng di sekitarnya lewat laskar yang khusus untuk menjaga dirinya,” lanjutnya.
Bahkan, Denny lebih lanjut menuding bahwa Rizieq itu adalah orang yang paranoid terhadap orang di sekitarnya. Ia menilai, Rizieq takut kekuasaannya di FPI direbut.
“Rizieq itu paranoid, selalu curiga orang di sekitarnya bekhianat, yang ingin mencuri posisinya sebagai pimpinan FPI. Karena itulah, dia menciptakan konsep Imam Besar dengan jabatan seumur hidup supaya nggak ada yang mengambil posisi dia sekarang,” ujarnya.
Menurut pandangan Denny, FPI adalah segala-galanya bagi Rizieq. Sebab, menurutnya, Rizieq tidak akan jadi orang penting tanpa FPI.
Baca Juga: Sebut JPU Pandir, Habib Rizieq Diceramahi Jaksa Soal Akhlak
“Ormas FPI buat Rizieq adalah segala-galanya karena di sanalah eksistensinya diakui dan dia menjadi seseorang. Kalau nggak ada FPI, Rizieq bisa jadi hanya seorang penjual parfum saja dan bukan siapa-siapa,” tandasnya.
Berita Terkait
-
Rayakan Hari Literasi Sedunia dengan Mengenal 5 Buku yang Pernah Dilarang
-
Habib Rizieq Serukan Lawan Preman, Desak Pimpinannya Ditangkap Dijebloskan ke Penjara: Jangan Takut
-
Kaget Ada 5 Truk Preman Bersenjata Bambu saat 27 Agustus, Habib Rizieq Minta Pimpinannya Ditangkap
-
Ulasan The Devil Judge: Ketika Pengadilan Jadi Tontonan Publik
-
Biar Jelas Siapa yang Benar dan Salah! Gus Yaqut Janji Buka-bukaan di Sidang Korupsi Haji
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
Pilihan
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
Terkini
-
1.402 Mahasiswa Baru UIKA Bogor Resmi Dilantik, Wakil Bupati Beri Kejutan Dua Laptop
-
DPRD Kota Bogor Dorong Optimalisasi PAD dalam Perubahan APBD 2026
-
IPB University dan BRIN Luncurkan Innobridge, Perkuat Kolaborasi Riset dan Inovasi
-
KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN
-
Sebelum Terjaring OTT, Pihak Kementerian ATR/BPN Diduga Terima Rp300 Juta dari Summarecon Agung