SuaraBogor.id - Ratusan sopir angkutan minibus (Elf) berbagai jurusan ke Cianjur wilayah Selatan, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat mogok massal.
Mereka menggelar aksi mogok massal karena pembiaran terhadap taksi gelap atau travel ilegal yang menyebabkan sepinya penumpang di Terminal Pasirhayam Cianjur.
"Kami menuntut dinas terkait dan aparat hukum segera menindak taksi gelap yang sudah merugikan kami sebagai angkutan resmi. Sejak maraknya taksi gelap, membuat penghasilan supir selatan atau 'kidulan' terus menurun," kata seorang supir elf Oman Nurohman di Cianjur dilansir dari Antara.
Dia menjelaskan, ratusan sopir elf mogok massal jurusan selatan Cianjur akan melakukan aksi hingga tuntutan mereka dikabulkan dinas terkait di Pemkab Cianjur, dengan melakukan tindakan dan mengeluarkan larangan taksi gelap untuk bebas menarik penumpang.
Sejak pandemi COVID-19 ungkap dia, sopir angkutan sudah hilang pendapatan yang cukup besar karena sepinya penumpang, ditambah dengan maraknya taksi gelap yang beroperasi membawa penumpang dari luar kota seperti Jabodetabek hingga ke alamat tujuan di berbagai wilayah di Cianjur.
"Kami berharap segera ada tindakan tegas karena kami sudah jelas izinnya dan jam beroperasi, namun tersingkirkan dengan taksi gelap yang bebas tanpa izin dapat keluar masuk dan beroperasi dari luar kota," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Angkutan Dishub Cianjur, Hendra Wira Wiharja, mengatakan sejak awal Februari pihaknya telah melakukan pembahasan untuk menangani taksi gelap, bahkan pemerintah telah memperingatkan pengusaha taksi agar tidak beroperasi sampai dokumen persyaratan selesai.
"Pemilik jasa angkutan sudah kami berikan edukasi untuk melengkapi persyaratan-nya dan mengurus izin operasional di Kementerian dan 80 persen persyaratan mereka sudah dilaksanakan. Kalau taksi gelap akan segera kita tertibkan," ujarnya.
Kapolres Cianjur, AKBP Mochamad Rifai mengatakan setelah berkoordinasi dengan dinas terkait dan sepakat untuk kembali beroperasi, sopir menuntut agar permintaan mereka dikabulkan, sehingga pihaknya telah memerintahkan bagian Lantas Polres Cianjur untuk memeriksa kelengkapan dari surat-surat taksi gelap. [Antara]
Baca Juga: Danrem 061/SK: Kalau Temukan Kegiatan Seperti Terorisme Laporkan!
"Kalau tidak mengantongi izin kita akan tindak lanjuti, sehingga tidak ada taksi gelap yang bebas beroperasi. Kami juga memberikan masukan pada pengusaha dan sopir elf untuk meningkatkan pelayanan sebagai daya saing," ucapnya
Berita Terkait
-
Ngeri! Sopir Calya Ugal-Ugalan di Gunung Sahari Ternyata Bawa 4 Pelat Palsu, Sajam, dan Senpi Mainan
-
Sopir Toyota Calya Ugal-Ugalan di Jakarta Diamankan, Polisi Tunggu Hasil Tes Urine
-
DPRD DKI Minta Seluruh Bus Transjakarta Dipasang Kamera Pendeteksi Sopir Ngantuk
-
Sopir TransJakarta Diduga Mengantuk hingga Tabrakan Adu Banteng, Polisi Dalami Unsur Kelalaian
-
Wajib Tahu! Waktu dan Menu Sahur Terbaik sebelum Berkendara Jauh?
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bogor, Depok dan Cianjur Sabtu 28 Februari 2026
-
Viral! Sebulan Laporan Pelecehan di KRL Bogor Menggantung, Korban Akhirnya Speak Up di Medsos
-
Bogor Dikepung Cuaca Ekstrem, Menko AHY Dorong Infrastruktur Adaptif di Kota Hujan
-
Harga Beras Mahal Akut 40 Tahun! Pakar IPB Semprot Regulasi Perlu Ditata Ulang
-
Kecelakaan Maut di Cileungsi, Pengendara Suzuki Thunder Tewas Usai Diseruduk Dump Truk Hino